Monday, June 5, 2017

8 Hewan yang Dianggap Dewa oleh Orang Mesir Kuno


Harian Sejarah - Orang Mesir Kuno yang mendiami Lembah Sungai Nil memiliki pandangan tersendiri dalam bidang keagamaan. Agama Mesir Kuno dapat dikatakan terbentuk dari fenomena, permasalahan, dan pelbagai hal yang mereka anggap kultus. Agama Mesir kuno sering menganggap dewa memiliki ciri kebinatangan dan orang bahkan menyembah binatang tertentu.  Berikut ini 7 binatang yang memiliki status dewa di Mesir Kuno:

Baboon



Baboon adalah manifestasi dari tidak satu, tapi dua dewa Mesir. Yang pertama adalah Thoth, dewa menulis, dan yang lainnya adalah dewa muda bulan bernama Khonsu. Kedua dewa tersebut bertanggung jawab untuk menandai berlalunya waktu dan dikaitkan dengan bulan. Thoth digambarkan dalam bentuk babon yang bertengger di atas dari timbangan pintu masuk ke dunia bawah.

Kucing


Secara historis, kucing dianggap sebagai dewa Mesir Kuno. Kucing Mesir dianggap sebagai dewi yang dikenal dengan nama Bastet. Awalnya disembah sebagai pelindung, penggambaran yang menampilkan kepala singa betina, akhirnya ia dipandang sebagai dewi kesuburan.

Orang-orang Mesir mulai menggambarkannya Bastet sebagai kucing rumah. Bastet, bagaimanapun, bukanlah satu-satunya dewa Mesir yang digambarkan sebagai kucing. Bahkan ayah Bastet, Amun-Ra, digambarkan sebagai "The Great Cat of Necropolis."

Sapi



Sapi adalah hewan yang sangat suci di Mesir Kuno. Hathor adalah dewa yang berwujud sapi dan menjadi simbol dari ibu Firaun. Harthor diyakini membawa matahari melintasi langit dalam bentuk sapi.

Falcon

Falcon itu dikenal sebagai "pelindung" dan merupakan pennggambaran dewa Horus, anak Osiris dan Isis. Falcon adalah salah satu hewan paling awal dari mitologi Mesir Kuno.

Horus adalah pemain kunci dalam kisah Isis dan Osiris, serta ceritanya sendiri mengenai pertempuran antara dia dan Set yang membuat Osiris terbangun. Horus bisa dianggap sebagai dewa langit dan perang.

Ibis

Ibis adalah simbol pengetahuan dan kebijaksanaan. Ibis disimbolkan sebagai dewa Thot. Memang awal tadi kita mengenal Thoth berwujud Baboon, tapi kenyataannya dia lebih dikenal dengan kepala Ibis dibanding Baboon. Dewa Thot berkepala Ibis dianggap sebagai dewa yang memiliki peras berkaitan dengan pengaturan waktu dan musim. Dia juga berperan sebagai antara kekuatan baik dan jahat.

Serigala


Ketika kita mengingat serigala, hal yang pertama terlintas adalah dewa Anubis. Anubis digambarkan dengan kepala Serigala dan berperan sebagai raja dunia bawah (akherat). Serigala dianggap sebagai hewan pemandu arwah kematian. Hal ini dilihat dari kebiasaan serigala yang biasa mengeliling padang pasir yang berada kuburan dan piramida dibangun.

Kumbang Scarab


Orang-orang Mesir kuno menghargai beberapa jenis kumbang, salah satunya yang mereka amat puja adalah kumbang scarab. Kumbang scarab digambarkan sebagai wujud dari Dewa Khephir yang merupakan dewa matahari dan kehidupan. Dewa Khephir berperan sebagai pengatur matahari, ia memiliki tugas mengangkat matahari dari dunia bawah ke cakrawala timur.

Buaya


Sobek adalah dewa Mesir kuno dengan sifat kompleks dan cair. Sobek dilambangkan dengan buaya Nil dan diwakili dalam bentuknya dengan kepala buaya. Buaya sering dikaitkan dengan kekuatan firaun, kesuburan, dan kehebatan militer, namun juga berfungsi sebagai dewa pelindung dari bahaya yang dihadirkan oleh sungai Nil.


Penulis: Anggoro Prasetyo
Editor: Imam Maulana
Sumber: www.ancientfacts.net
Sumber Gambar: Pinterest

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon