Showing posts with label Militer. Show all posts
Showing posts with label Militer. Show all posts

Wednesday, May 31, 2017

Kapal Rusia Laksamana Kuznetsov


Harian Sejarah - Kapal Laksamana Kuznetsov merupakan salah satu kapal dalam armada laut Angkatan Laut Rusia yang juga bermuatan kapal kapal penjelajah rudal berat Pyotr Velikiy, dua kapal penghancur kelas Udaloy Severomorsk, kapal Wakil Laksamana Kulakov, serta kapal-kapal pendukung lain.

Selain itu, pasukan aviasi kapal Laksamana Kuznetsov juga mendapat tambahan bantuan pesawat dari pangkalan militer Hmeimim.

Laksamana Kuznetsov adalah kapal induk yang pertama kali diluncurkan pada 1985 dan merupakan unggulan Angkatan Laut Rusia.

Dalam operasi militer kali ini, kapal induk Laksamana Kuznetsov dibantu oleh kira-kira 15 pesawat tempur Su-33 dan MiG-29K/KUB, serta 10 helikopter Ka-52K, Ka-27, dan Ka-31.

Kuznetsov. Foto: gambarkapal.com

Spesifikasi :

  • Kru: 1.960 orang
  • Berat benaman: 60 ribu ton
  • Kecepatan maksimum: 29 knot (53,71 kilometer per jam)
  • Senjata:
  • 12 rudal antikapal 4K80 Granit
  • 24 sistem peluncur rudal antipesawat Kinzhal (192 rudal)
  • 8 kompleks rudal antipesawat 3M87 Kortik (256 rudal)
  • 2 RBU-12000 Udav (60 peledak)
  • 6 senapan otomatis enam barel 30 mm AK-630
  • Pasukan udara (sesuai proyek): 26 pesawat tempur Su-27K (Su-33) atau MiG-29K, serta helikopter Ka-27 dan Ka-31
Sekarang ini Pasukan aviasi kapal induk Laksamana Kuznetsov berencana melakukan penyerangan terhadap  militan ISIS di dekat kota Aleppo, Suriah dalam waktu dekat, demikian dilaporkan media Rusia Gazeta.ru, mengutip narasumber dari Kementerian Pertahanan Rusia.

Pesawat Jet Rusia MiG-29K-KUB

Mig-29K/KUB. Foto: Jejak Tapak

Harian Sejarah - MiG-29K/KUB merupakan pesawat jet kapal induk generasi ke-4++ terbaru di antara jenis lainnya yang diproduksi secara berseri, kata Andrey Fomin, Pemimpin Redaksi Majalah Vzlyot.

“Di luar kemiripannya dengan versi darat MiG-29, pesawat ini sungguh berbeda. Perbedaan itu ada pada teknologi siluman, sistem baru pengisian bahan bakar, pelipatan sayap dan mekanisme, yang membuat pesawat ini mampu melakukan lepas-landas dan pendaratan dalam kecepatan rendah,” tutur sang pakar pada RBTH dalam sebuah wawancara.



MiG-29K memiliki badan pesawat canggih yang terbuat dari material komposit, dan sistem kontrol fly-by-wire dengan redudansi empat kali lipat.

Tangki internal pesawat ini dapat menampung 50 persen bahan bakar lebih banyak dari pendahulunya. Tiga tangki bahan bakar tambahan ditempatkan di bawah badan pesawat dan sayap. Dengan begitu, jangkauan operasional pesawat ini meningkat drastis, begitu pula muatan senjatanya. Versi darat MiG-29 dapat mengangkut beban empat ton, sementara versi kapal induk pesawat ini dapat mengangkut senjata seberat 6,5 ton. Gudang senjatanya termasuk misil jelajah anti-kapal supersonik terbaru X-31 dan X-35, serta bom udara dengan sistem pemandu televisi

MiG-29KUB


  • Tipe     Pesawat tempur pada kapal induk
  • Terbang perdana         23 Juli 1988
  • Status  Masih produksi
  • Pengguna utama          Angkatan Udara India
  • Pengguna lain  Angkatan Udara Rusia
  • Tahun produksi           2005–sekarang
  • Jumlah produksi          11
  • Acuan dasar    Mikoyan MiG-29M

Spesifikasi :


  • Kru: Satu / Dua (KUB)
  • Panjang: 17,3 m (57,76 ft)
  • Lebar sayap : 11.99 m (39,34 ft)
  • Tinggi: 4.40 m (14,44 ft)
  • Area sayap: 43 m² (462 ft ²)
  • Berat Loaded: 18.550 kg (£ 40.900)
  • Max. berat lepas landas : 24.500 kg (54.000 lb)
  • Powerplant : 2 × Klimov RD-33 MK afterburning turbofan , 9.000 kgf (88.3 kN , 19,800 lbf) masing-masing
  • Berat: 18.550 kg
  • Panjang: 17 m
  • Biaya per unit: 32.000.000–32.000.000 USD
  • Tipe mesin: Klimov RD-33
  • Kecepatan maksimum : Mach 2 + (2.200 km / jam, 1.370 mph) / Pada ketinggian rendah: Mach 1,2 (1.400 km / jam, 870 mph)
  • Kisaran Ferry : 2.100 km (1.240 mil) / 3.000 km (1.860 mil) dengan 3 drop tank
  • Layanan langit-langit : 17.500 m (57.400 kaki)
  • Tingkat panjat : awal 330 m / s, rata-rata 109 m / s 0–6000 m (65.000 ft / min)
  • Loading sayap : 442 kg / m² (£ 90,5 / ft ²)
  • Thrust / weight : 0.97
  • Pembuat: Mikoyan

Rujukan:


Monday, April 17, 2017

Janissari, Pasukan Khusus Turki Utsmani

Foto: weloveist

Janissari bisa disebut Janizary, dalam bahasa Turki, Yeniçeri yang memiliki arti "tentara baru" merupakan pasukan infantri elit milik Turki Utsmani. Mereka merupakan pasukan pengawal sultan yang paling dipercaya kekaisaran Utsmani. Pasukan ini mulai didirikan pada era Sultan Murad I (1362–1389).

Para Janissari merupakan budak yang berasal dari daerah taklukan Utsmani khususnya di wilayah Balkan. Kekaisaran Utsmani mengambil anak-anak beragama kristen yang berusia antara 8 sampai 20 tahun, mereka kemudian mengalami Islamisasi dan diberi pelatihan militer. Meskipun mereka adalah budak, mereka tetap mendapatkan bayaran yang layak dan mendapat kedudukan yang baik dalam masyarakat.

Janissari mendapat pelatihan khusu agar dapat bergerak sangat cepat ketika terjadi kekacauan. Mereka disebar di berbagai kota di Kekaisaran Turki Utsmani. Meskipun mereka secara dasar merupakan bagian dari angkatan darat, mereka juga ditempatkan dalam berbagai kapal perang Utsmani sebagai pasukan pengamanan.
Pasukan Jannisari dengan penggunaan senjata yang mereka miliki. Foto: nocookie.net
Jannisari pada awalnya dipersiapkan sebagai pasukan pemanah, dalam pertempuran jarak dekat biasa menggunakan kapak dan pedang kilijs. Dalam keadaan tidak berperang, Jannisari bisanya hanya dibekali senjata berupa pisau belati dan pedang Yatagan saat menjaga istana kerajaan, pedang Yatagan sendiri menjadi simbol dari Korps Jannisari. Pada tahun 14440-an, Jannisari mulai dipersenjatai dengan senjata api sederhana. 

"Sebagai pasukan Infanteri membawa senapan terbukti menjadikan Jannisari lebih efektif daripada pasukan kavaleri yang dilengkapi dengan pedang dan tombak. Janissari adalah prajurit penuh waktu dibayar dengan upah tunai selama kedaan perang dan damai. Dalam perang, mereka menerima bagian dari harta rampasan perang juga."

Baru pada abad ke-16, Jannisari mendapatkan modernisasi dalam persenjataan, mereka dilengkapi dan mendapatkan pelatihan penggunaan senapan. Penggunaan "trench gun" (Senapan Parit), granat tangan, dan meriam tangan menjadi hal yang umum digunakan oleh Jannisari. Ketika Jannisari terlibat dalam Perang Kreta (1645-1669), penggunaan "Pistol Abus" menjadi populer digunakan oleh Jannisari.

Korps Janissari bertahan hingga akhir abad ke-19 M, mereka menolak modernisasi militer yang dilakukan Kekaisaran Turki Utsmani. Alasan lainnya pembubaran korps ini, karena pasukan ini banyak melakukan kudeta pada sekitar abad ke-17 sampai 18 M. Salah satu kudeta yang dilakukan oleh Janissari adalah pada 15 Juni 1826, ketika 135.000 Janissari melakukan pemberontakan terhadap kekuasaan Sultan Mahmud. Kudeta ini gagal dan berakhir dengan banyaknya Janissari yang tewas dan dijebloskan ke penjara.

Atas pemberontakan ini, Sultan Mahmud II kemudian mengeksekusi mati sekitar 6000 Jannisari dan kemudian membubarkan pasukan ini pada tahun 1826 dan membentuk kesatuan yang lebih modern.


Tuesday, April 11, 2017

Sturmgeschütz III Lapis Baja Jerman Paling Banyak Diproduksi Selama Perang Dunia II


Sturmgeschütz III (stug III) merupakan meriam tempur kendaraan lapis baja yang paling banyak di produksi Jerman selama Perang Dunia II. Dirangkai dengan chassis dari tank Panzer III terbukti memberikan struktur yang lebih mantap dengan pemasangan senapan yang lebih kuat.

Awalnya diperuntukan sebagai mobil lapis baja senjata ringan untuk mendukung kekuatan pasukan infantri. Stug III kemudian terus dimodifikasi dan dipergunakan secara luas sebagai tank.

Pembuatan Sturmgeschütz  sendiri awalnya dilatarbelakangi pengalaman Jerman selama Perang Dunia II yang selama peperangan di Front Barat kekurangan sarana efektif mendukung gerak maju pasukan infantri. Artileri yang diperuntukan bagi pasukan infantri pada waktu itu kurang bersaing untuk menghancurkan bunker, benteng-benteng kecil, lubang perlindungan secara langsung dibandingkan artileri sekutu.

Sturmgeschütz III Ausf. E disertai dengan beberapa prajurit infanteri maju pada posisi Soviet sambil meletakkan basis tembakan untuk dukungan Jerman di Front Timur, 1941-1942. 

Secara keseluruhan, Sturmgeschütz III merupakan seri senapan serbu yang terbukti sangat sukses dan bertugas di semua lini sebagai senjata serbu dan perusak tank. Karena siluet yang rendah, stug IIIs mudah untuk berkamuflase dan menjadi target yang sulit.

Sturmgeschütz III lebih hemat biaya dibandingkan tank Jerman yang lebih berat. Dan Sturmgeschütz III ini memiliki peran yang baik untuk pertahanan sebagai anti-tank. Ketika situasi Perang Dunia II semakin memburuk bagi Jerman, seri stug kemudian diproduksi lebih banyak dibandingkan tank, hal ini untuk meningkatkan pertahanan terhadap serangan Sekutu.

Specifications
  • Berat: 23.9 tonnes (52,690 lbs)
  • Panjang: 6.85 m (22 ft 6 in)
  • Lebar: 2.95 m (9 ft 8 in)
  • Tinggi: 2.16 m (7 ft 1 in)
  • Kru: 4

Ketahanan     
  • Armor: 16–80 mm (.62–3.15 in)
  • Senjata Utama 1 × 7.5 cm StuK 40 L/48 54 rounds
  • Senjata Sekunder 1 × 7.92 mm MG34 machine gun 600 rounds

Peforma
  • Mesin: Maybach HL 120 TRM V-12 gasoline engine driving six-speed transmission 300 PS (296 hp, 221 kW)
  • Daya/Berat: 12 PS (9.2 kW) / tonne
  • Suspensi: torsion bar
  • Jangkauan Operasi: 155 km (96 mi) (.9 mpg‑US(1.1 mpg‑imp; 260 L/100 km) at 22 mph (35 km/h), 71 US gal (59 imp gal; 270 l) fuel)
  • Kecepatan: 40 km/h (25 mph)

Friday, March 31, 2017

Fakta Menarik Seputar Senapan AK-47


Tak bisa dimungkiri bahwa AK-47 adalah senapan otomatis yang paling banyak digunakan di dunia. Hal ini disebabkan oleh daya tahan, kekuatan, daya jangkau dan ongkos produksi yang murah sehingga menjadi daya pikat tersendiri bagi pemakainya.


Asal Nama AK-47
Deretan AK-47 (Foto: JPNN.com)
Ak-47 merupakan sebuah singkatan dari bahasa Rusia “Avtomat Kalashnikova” sebagai penghormatan kepada sang penciptanya yakni Mikhail Kalashnikov. Sedangkan angka 47 menunjukkan tahun 1947 dimana saat itulah senjata ini pertama kali diuji coba dan disepakati pembelian dan penggunaan secara massal bagi tentara Uni Soviet.

Mengenal Mikhail Kalashnikov



Dengan nama lengkap Mikhail Timofeyevich Kalashnikov, ia lahir tahun 1919 di sebuah desa kecil di Soviet dan menjadi tentara dengan pangkat Letnan Jenderal. Ia dikenal sebagai pribadi yang ulet dalam bekerja. Mengawali karier militer pada tahun 1938 sebagai staf mekanik tank, pada tahun 1941 hingga 1942 ia mulai mendesain sebuah senapan otomatis untuk tentara Soviet sampai akhirnya ia berhasil menciptakan AK-47. 

Kalashnikov meninggal tahun 2013 setelah dirawat di Rusia akibat komplikasi berbagai penyakit yang ia derita.

Alasan Dibalik Penciptaan AK-47
Sturmgewehr. (Foto :recoilweb.com)
Saat itu, pada Perang Dunia II, Soviet dihadapkan pada kenyataan bahwa pasukan Jerman telah berhasil memproduksi massal senapan otomatis dengan nama sturmgewehr. Senjata ini menginspirasi pasukan Soviet untuk membuat senapan otomatis yang ringan dan bisa diandalkan dalam perang.

AK-47 sebenarnya merupakan kombinasi dari fitur-fitur unggulan dari senjata sturmgewehr milik Jerman ditambah desain yang apik oleh pasukan Soviet. Maka terciptalah senapan otomatis yang memiliki ukuran yang pas, ringan, ongkos produksi murah dan memiliki daya tahan yang mumpuni. Senapan ini jauh melampaui pesaingnya masa itu, bahkan hingga kini.

AK-47 Lahir dari Sayembara
Berlatih dengan AK-47 (Foto: washingtontimes.com)
Uni Soviet mengadakan sebuah sayembara dimana para pesertanya diberikan sejumlah rincian spesifikasi apa saja yang dibutuhkan dan tenggat waktu penyelesaiannya. Sayembara ini memiliki sejumlah keuntungan yakni mempercepat riset dan menghasilkan senjata tanpa hak paten bagi militer Soviet.

Pertama Kali Diproduksi Massal dalam Perang Vietnam
Suasana Perang Vietnam (Foto : nydailynews.com)
Senjata ini diketahui digunakan secara massal dalam Perang Vietnam. Para tentara Amerika tidak menduga bahwa pasukan Vietcong yang kebanyakan adalah para petani memegang senjata tersebut. Jika dibandingkan senapan otomatis M-14 miilik Amerika Serikat, AK-47 jauh lebih unggul karena daya tahannya dalam medan perang. Pihak Amerika pun mengembangkan senjata M-16 nantinya untuk menyaingi kekuatan AK-47 milik Uni Soviet.

Banyak Digunakan oleh Para Pemberontak
Merakit Senjata (Foto: Yalibnan.com)
Selama Perang Dingin, senjata ini digunakan oleh para pejuang komunis. Varian senjata AK sangat dikenal dan mudah didapat di berbagai negara, hal ini menyebabkan seri AK banyak diproduksi secara local di penjuru dunia. Senapan AK-47 digunakan oleh berbagai pihak, seperti pasukan gerilya, teroris bahkan oleh para penjahat setelah Perang Dingin berakhir.

Bonus: Video Sejarah AK-47


Fasisme, sebuah Ideologi dan Absolutisme Militer


Harian Sejarah - Fasisme adalah bentuk dari sebuah nasionalisme otoriter yang merebak di awal abad ke-20 di eropa. Ideologi ini awalnya terbit di Italia selama Perang Dunia I dan menyebar ke berbagai negara eropa. Fasisme sangat memusuhi ideologi liberalisme serta marxisme dan biasanya dikategorikan sebagai sayap kanan ekstrem dalam pengkategorian politik.

Fasisme memandang Perang Dunia I sebagai sebuah revolusi yang memberi andil besar terhadap perubahan besar bidang militer, masyarakat, kenegaraan serta teknologi. Strategi perang habis-habisan telah mengakibatkan kaburnya status antara warga sipil dan militer. Sebuah pemerintahan militer dibentuk dalam pemerintahan fasisme karena terpengaruh situasi dan kondisi perang yang mencekik. Perang memaksa tumbuhnya fasisme yang bisa menggerakkan jutaan rakyat untuk mendukung di garda depan peperangan serta menyediakan sarana dan prasarana peperangan, serta memiliki wewenang tidak terbatas dalam mengatur kehidupan rakyat.

Kaum fasis meyakini bahwa demokrasi telah usang, dan mereka mengandalkan kendali penuh kepada rakyat yang bernaung dalam satu partai negara untuk mengatasi beragam masalah ekonomi, politik, dan perang. Pemerintahan fasisme biasanya dipegang oleh seorang pemimpin diktator untuk membentuk kesatuan dan menjaga stabilitas negara. Fasisme menolak pandangan bahwa kekerasan merupakan perbuatan buruk yang mesti dihindari bahkan menganggap hal tersebut perlu untuk membentuk negara yang padu. Fasisme mengambil prinsip ekonomi campuran dengan melaksanakan kebijakan autarki melalui perlindungan serta campur tangan pemerintah.

Fasisme Secara Etimologi
(Foto: Pinterest)
Fasisme berasal dari bahasa Italia, fascismo yang mengakar kepada kata fascio yang artinya ikatan tongkat. Nama ini diberikan oleh sebuah kelompok politik yakni fasci yang pertama kali tampil dengan ideologi kiri. Tahun 1921 dibentuklah Partai Nasional Fasis oleh Benito Mussolini di kota Milan. Ideologi ini mengibaratkan diri mereka dengan semacam perkakas kuno dari zaman Romawi yakni, fascio littorio — sebuah mata kapak yang diikatkan kepada kumpulan kayu yang merupakan simbol pemerintahan kuno Romawi. Lambang politik fasisme memiliki filosofi bahwa terdapat kekuatan melalui persatuan.

Satu konsep umum yang mengartikan fasisme mengacu kepada tiga konsep : kebencian kepada liberalisme, komunisme, konservativisme; pemerintahan otoriter yang bertujuan membuat sistem ekonomi pemerintahan yang memakmurkan rakyat, kedaulatan pemerintah, serta bertumpu kepada pemimpin karismatik.

Kedudukan Fasisme dalam Sudut Politik

(Foto: Pinterest)
Fasisme terdiri dari campuran prinsip politik kiri dan kanan, konservatif dan antikonservatif, nasionalisme dan ultranasionalisme, rasionalisme dan antirasionalisme. Oleh karena itu beberapa sejarawan menempatkan fasisme sebagai ideologi tengah.

Beberapa lainnya mengkategorikan fasisme sebagai politik sayap kanan karena prinsip konservativisme mereka dan pemimpin otoriter yang melawan egaliterisme (kesetaraan). Ideologi ini mengarah ke sayap kanan sebab tahun 1920-an karena tujuan fasisme adalah dominasi para pemimpin, sementara kekuasaan rakyat adalah komponen kecil.

Benito Mussolini mendefinisikan fasisme sebagai pergerakan yang akan menyerang ideologi liberalisme dan marxisme. Setelahnya para fasis di Italia mendeskripsikan fasisme sebagai ideologi sayap kanan. Mussolini menyatakan bukan masalah besar apakah fasisme termasuk dalam ideologi kiri atau kanan. “Fasisme, berada di kanan, dapat juga duduk dalam posisi manapun.”

Setelah Raja Victor Immanuel III memaksa Mussolini turun dari jabatannya sebagai pemimpin negara dan memenjarakannya tahun 1943, setelahnya ia diselamatkan oleh pasukan Jerman. Ketika dirinya bergantung kepada bantuan Jerman, Mussolini dan sisa pendukungnya mendirikan Republik Sosialis Italia dengan dirinya sebagai pemimpin. Menurutnya fasisme menjadi “melempem” karena campur tangan para konservatif dan kaum borjuis. Lalu pemerintahan fasis baru ini mengajukan kendali terhadap para buruh, modal meskipun para petinggi Jerman mengabaikannya.

Sejumlah pergerakan fasisme pasca-Perang Dunia II mengidentifikasi diri mereka sebagai “posisi ketiga” di luar pandangan politik dan tradisional.

Prinsip Fasisme
(Foto: Pinterest)
Nasionalisme merupakan landasan ideologi fasisme. Pandangan kaum fasis terhadap Negara merupakan satu kesatuan yang menyatukan rakyat berasakan rasa kebangsaan yang secara alami tumbuh dalam diri rakyat. 

Fasisme berupaya menyelesaikan masalah ekonomi, politik, serta social dengan kekuatan rakyat, mengagungkan kedudukan suatu bangsa atau ras diatas yang lain, dan menyebarkan rasa persatuan budaya, kekuatan, serta kemurnian bangsa. Fasisme di eropa terbentuk karena stereotip tentang superioritas orang eropa asli dibandingkan noneropa. Sebenarnya, fasisme tidak mengangkat tentang keutamaan ras tertentu. Jika kita lihat kebelakang, fasisme memperjuangkan imperialism, walaupun tidak semua mengejar hal tersebut.

Totaliterianisme
(Foto: Pinterest)
Kaum fasis mengangkat isu pendirian Negara totaliter. Ia melawan ideologi liberal, demokrasi, system multipartai, dan menyokong system partai tunggal Negara. Buku The Doctrine of Fascism menyatakan bahwa konsep totaliterisme bagi fasisme adalah hal utama, di luar konsep agama dan kemanusiaan masih bisa berkembang. 

Kita dapat mengerti bahwa fasisme adalah totaliterisme, dan Negara fasis yang merupakan gabungan system nilai utama, membangun potensi dan kemandirian semua orang. Dalam  The Legal Basis of the Total State, ahli politik Nazi Carl Schmitt menyatakan niatan Nazi membentuk “Negara adidaya yang menjamin politik totaliter dan kesatuan politik di antara kemajemukan masyarakat” dalam hal mencegah “bencana antar unsur kesukuan dalam negeri Jerman.”

Kaum fasis juga menyatakan bahwa proses doktrinasi masyarakat melalui propaganda dalam system pendidikan. Pendidikan didesain untuk menggambarkan keagungan fasisme dan memberi siswa pengetahuan sejarah serta sistem politik fasisme. Negara juga mengajarkan siswa untuk menanamkan jiwa fasis serta menaati peraturan negara.

Ekonomi Fasisme
(Foto: Pinterest)
Fasisme menggambarkan dirinya sebagai alternative utama dari dua ideology ekonomi besar yakni kapitalisme dan sosialisme. Kaum fasis Italia menyebut system mereka kelompok sosialisme Sorealianisme namun diluar itu mereka membenci marxisme maupun sosialisme.

Pemerintahan fasis menerbitkan solusi pertentangan kelas dalam negara sebagai upaya mempertahankan persatuan. Hal ini bisa dilakukan dengan pendamaian yang dilakukan negara kepada kedua kelas tersebut. Meskipun negara telah mengupayakan pendamaian antarkelas social, namun masih tersisa konflik antarkelas dalam negara antara kaum buruh dengan para pemodal.

Fasisme mengutuk pandangan umum bahwa mereka memiliki mental kaum borjuis seperti materialistis, kesombongan, rasa pengecut, serta hubungannya dengan liberalism, individualism, dan parlementerisme. Mussolini mendefinisikan pandangannya tentang proletarian sebagai kelompok yang sama dengan produsen, pandangan yang mengkategorikan semua orang dalam system produksi termasuk pengusaha, teknisi, pekerja, dan tentara.

Meskipun fasisme mencela sosialisme marxisme, mereka mengklaim diri mereka sebagai para penggerak sosialisme yang mengutuk kapitalisme, bahkan mereka menggandeng para kapitalis di dalamnya. Hal ini mengacu kepada ide Henri de Saint Simon, yang menginspirasi penciptaan sosialisme utopis dan mempengaruhi ideologi lainnya, yang menekankan solidaritas ketimbang pertentangan kelas  yang merupakan salah satu konsep ekonomi untuk memenuhi pengaruh bangsawan dan para spekulan.

Pandangan Saint Simon dipadukan dengan kritisme sayap kanan era Revolusi Perancis serta percampuran dengan dasar ideologi kiri dalam rangka mengupayakan perkumpulan dan kolaborasi masyarakat. Walaupun Marxisme mengutuk kapitalisme sebagai system yang mengeksploitasi hubungan ekonomi, fasisme memegang kendali atas uang dan barang yang dalam prinsip kapitalisme kontemporer dianggap sebagai penyimpangan. Tidak seperti Marxisme, fasisme tidak melihat konflik antarkelas antara kaum buruh dan pemodal sebagai warisan dan penggerak sejarah materialisme.

Sebaliknya, fasisme menganggap pekerja dan kaum kapitalis sebagai komponen masyarakat produktif yang berseteru dengan elemen pengganggu yang terdiri atas partai politik korup, kapitalisme korup, serta rakyat lemah. Pemimpin fasis seperti Mussolini dan Hitler mengutarakan kebutuhan untuk membentuk pemimpin-pemimpin ekonomi yang dipimpin para insinyur dan kaum terdidik namun terbebas dari kepemimpinan yang kotor. 

Hitler menambahkan bahwa partai Nazi mendukung bodenständigen Kapitalismus (kapitalisme produktif) yang berdasarkan keuntungan dari tenaga kerja mereka, namun mengutuk kapitalisme yang mandek yang menghasilkan keuntungan dari spekulasi.

Hasil gambar untuk fascism

Ekonomi fasisme mendukung system kekuasaan ekonomi negara yang terdiri atas gabungan usaha milik masyarakat dan pribadi selama mengikuti tujuan utama produksi. Perencanaan ekonomi juga dicanangkan bagi sector public dan swasta, dan kemakmuran perusahaan swasta bergantung kepada kemampuan menyesuaikan tujuan mendapatkan keuntungan, namun menekankan bahwa industry harus memenuhi kepentingan negara dibandingkan mereka sendiri.

Sementara fasisme menerima pentingnya kemakmuran harta dan kekuasaan, namun fasisme mengutuk kapitalisme, fasisme dicitrakan berdiri di antara kapitalisme dan komunisme serta mengkritik materialisme dengan ketidakmampuannya mengetahui peranan jiwa masyarakat. 

Secara khusus, kaum fasis mengkritisi kapitalisme bukan karena system persaingan bebas maupun mendukung kepentingan ekonomi pribadi, namun karena sifat materialisme, individualisme,persekutuan antarkaum borjuis, dan pengabaian kepada negara. 

Fasisme mengkritik Marxisme karena pengkategorian masyarakat berdasarkan status material yang menurut kaum fasis merupakan serangan kepada ikatan emosi dan spiritual kepada negara dan ancaman perpecahan negara. Swasembada kegiatan ekonomi atau autarki merupakan tujuan utama dari pemerintahan fasis.



Siapa Pemain Utama Dalam Perang Dunia II?


Perang Dunia II merupakan konflik yang melibatkan negara-negara dihampir seluruh belahan dunia. Konflik ini terutama begitu ketat terjadi oleh negara-negara yang tergabung dalam Blok Sekutu, yaitu Amerika Serikat, Inggris, Perancis dan Rusia dan kekuatan Axis yang terdiri dari tiga kekuatan besar Jerman, Italia di Afrika dan Eropa, serta Jepang di Pasifik.

Daftar lengkap dari kekuatan Sekutu termasuk Polandia, Cina, Kanada, Australia, Selandia Baru, Yugoslavia, Yunani, Belanda, Belgia, Afrika Selatan, Norwegia, Cekoslowakia, Ethiopia, Brasil, Denmark, Luksemburg, Kuba dan Meksiko. Selain itu, kedua belah pihak memiliki negara klien dan koloni yang terlibat dalam perjuangan global.  

Negara-negara lain yang bergabung dengan Axis tetapi tidak teralu melibatkan banyak tentara untuk pertempuran atau hanya terlalu kecil untuk membuat efek pada gelombang perang. Beberapa negara-negara ini termasuk Hungaria, Rumania dan Thailand.

Negara-negara tersebut, seperti Jepang lebih aktif dalam kawasan tersendiri dibandingkan Jerman dan Italia yang bertempur dipelbagai front seperti Eropa Barat, Eropa Timur, dan Afrika Utara dan Selatan. Jepang sendiri, sepenuhnya absen dalam pertempuran di Eropa dan Afrika. Jepang berfokus mendominasi pengaruhnya di Asia Tenggara dan berusaha menghancurkan Amerika Serikat, Australia, dan Selandia baru dalam pertempuran di Asia Pasifik. China sendiri sebagian besar menggunakan kekuatannya untuk mempertahankan diri dari agresi Jepang. 


Perancis berada pada posisi yang sulit. Perancis terjebak ditengah konflik dengan pemerintahannya yang diduduki oleh Jerman dan rezim Vichy didirikan untuk mendukung Axis mempertahankan pengaruhnyadi Eropa Barat.

Keterlibatan Amerika dalam Perang Dunia II pada bulan November 1939, ketika Kongres, atas perintah Presiden Franklin Roosevelt, mencabut embargo senjata sebagai pencegahan dari menjual senjata ke negara-negara asing. Pada bulan Juni 1940, Amerika Serikat mulai memberikan upaya besar untuk membangun kekuatan militer, dan mulai praktek Lend-Lease untuk membantu Britania Raya, yang berdiri sendiri pada waktu itu. 

Amerika Serikat berkomitmen penuh segera setelah pemboman Pearl Harbor oleh Jepang pada 7 Desember 1941. Hasil akhir Perang Dunia II termasuk pengembangan teknologi nuklir, berdirinya PBB, berakhirnya Depresi Besar, dan kemajuan dalam perjuangan untuk hak-hak sipil untuk orang Amerika dan perempuan di Afrika.

Axis mengklaim tujuan mereka adalah untuk memecah pengaruh Barat dan untuk mempertahankan dunia dari Komunisme dan Liberalisme. Pada awal perang, Axis mengambil bagian pembalasan atas perilaku buruk Eropa untuk rezim fasis dan isolasi Amerika, keadaan tersebut tak bertahan lama, meninggalkan Sekutu pemenang perang. Perang ini juga bisa dikatakan sebagai pertemanan sementara komunisme dan liberalisme untuk menghancurkan fasisme.