Showing posts with label Tokoh. Show all posts
Showing posts with label Tokoh. Show all posts

AL Ghazali, Tokoh Pembaharu Islam

Foto: edupost.id

Harian Sejarah - Imam Al Ghazali merupakan salah satu tokoh yang dikenal dalam sejarah peradaban Islam. Bukan hanya bagi kalangan internal muslim, namun reputasinya juga dikenal secara luas di dunia. Kisah perjalanan kehidupannya masih dipelajari dan dibahas dalam forum-forum ilmiah. Pada artikel ini kita akan membahas secara ringkas mengenai kehidupan Al Ghazali.

Kehidupan dan Masa Pencarian Jati Diri Imam Al Ghazali

Hasil gambar untuk nizam al mulk

Imam Al Ghazali lahir di wilayah Thus, Khurasan, atau yang sekarang dikenal sebagai Iran pada tahun 450 Hijriah atau 1058 Masehi. Beliau memiliki nama lengkap yakni Abu Hamid Muhammad bin Muhammad al Ghazali ath-Thusi asy-Syafi’i. Nama Hamid diberikan Karena salah satu anaknya bernama Hamid, sedangkan nama al Ghazali sendiri diberikan karena profesi ayahnya adalah seorang ghazal (pemintal bulu domba).

Ia berkesempatan mengenyam pendidikan di Nizamiyah di Baghdad di bidang hukum serta agama. Dalam masa Pendidikan itulah ia memiliki kedekatan hubungan hingga menjadi wazir (penasihat) bagi Nizam al-Mulk Isfahan in 1085. Lalu ia juga menjadi salah satu guru besar di Nizamiyah yang mengajari banyak cendikiawan muslim. Pekerjaan tersebut memberinya segalanya, harta, kedudukan dan kemudahan dunia. 

Hal-hal tersebut justru membuatnya bimbang dalam menjalani kehidupan. Saat berumur 35 tahun, ia melakukan sebuah pengembaraan demi melakukan tazkiyyatun nafs (penyucian diri) dengan memelajari banyak hal. Pengembaraannya ke Syria, Mesir, Jerusalem, Mekah dan Madinah membuahkan banyak hal. Ia menyadari bahwa terdapat banyak perbedaan dalam pandangan hidup dan pencarian jati diri manusia sebagai usaha mendekatkan diri kepada Tuhan. 

Setelah pengembaraannya berakhir, ia memutuskan untuk hidup sebagai seorang sufi serta mengajar perihal sufisme di kampung halamannya di Tus hingga wafat pada 1111 masehi.

Kritik Terhadap Filsafat Yunani Serta Sufisme Al-Ghazali

Hasil gambar untuk chemical of happiness al ghazali

Abad saat Al Ghazali lahir adalah masa dimana filsafat yunani jamak dipelajari pelbagai ilmuan saat itu. Filsafat tersebut menitikberatkan kepada pentingnya berlogika dan akal sehat. Logika tersebut dipandang sebagai Al Ghazali sebagai bentuk pengingkaran terhadap eksistensi dan kesempurnaan Tuhan. 

Para filsuf seperti Aristoteles, Al-Farabi dan Ibn Sina berpendapat bahwa tidak adanya keberadaan Tuhan serta tidak ketidakmampuan Tuhan mengetahui semua yang terjadi di dunia. Selain itu mereka juga menganggap bahwa tidak adanya hari dimana manusia akan dibangkitkan kembali pada hari kiamat. Lantas ia menantang pandangan para filsuf tersebut dan berujung pada kemenangan dialektika yang tertulis dalam buku Tahafut al Falasifa (Kesalahan para Filsuf). 

Hal tersebutlah yang membuat ilmunya sangat dikenal luas, terutama di bidang filsafat, agama dan sufisme. Dalam bidang filsafat ia mengembangkan perpaduan pemikiran filsafat modern dan Yunani klasik yang tidak menyalahi ajaran Islam.

Imam al Ghazali memiliki andil yang besar dalam pemahaman manusia kepada ajaran agama. Dalam bidang agama dan sufisme ia menekankan pentingnya menjadikan sufisme sebagai cara menggapai kembali kemurnian ajaran Islam.

Al Ghazali menjadikan sufisme terkoneksi dengan nilai-nilai kebaikan Islam karena memelajari cara mengenal Allah dan alam semesta, contohnya adalah salah satu pandangannya mengenai manusia yang terbentuk dari gabungan jiwa dan tubuh secara fisik dimana jiwa adalah pusat dari diri manusia. Ia juga berpendapat bahwa jiwa yang bersih akan menuntun kita mengenali Tuhan secara mendalam.

Al Ghazali tidak hanya memberikan perkembangan terhadap dunia Islam, namun juga memengaruhi ajaran Yahudi dan Kristen dalam pandangannya tentang kembali ke hal yang mendasar atau fundamental dalam kehidupan beragama.

Berikut ini adalah sebagian dari karya Imam Al-Ghazali:

1.  Bidang Teologi
a.  Al-Munqidh min adh-Dhalal (Penyelamat dari kesesatan)
b. Al-Iqtishad fi al-I`tiqad (Modernisasi dalam aqidah)
c. Al ikhtishos fi al ‘itishod (Kesederhanaan dalam beri’tiqod)

2.  Bidang Tasawuf
a.  Ihya Ulumuddin (Kebangkitan Ilmu-Ilmu Agama)
b.  Kimiya as-Sa'adah (Kimia Kebahagiaan)
c.  Misykah al-Anwar (The Niche of Lights / Lampu yang bersinar),

3.  Bidang Filsafat
a.  Maqasid al-Falasifah (Tujuan para filusuf),
b.  Tahafut al-Falasifah,

4 Bidang Fiqih
a.  Al-Mushtasfa min `Ilm al-Ushul
b.  Al mankhul minta’liqoh al ushul (Pilihan yang tersaing dari noda-noda ushul fiqih).
c.  Tahzib al ushul (Elaborasi terhadap ilmu ushul fiqiha).

5. Bidang Logika
a.  Mi`yar al-Ilm (The Standard Measure of Knowledge/ Kriteria ilmu-ilmu).
b.  al-Qistas al-Mustaqim (The Just Balance)
c.  Mihakk al-Nazar fi al-Manthiq (The Touchstone of Proof in Logic)

Rabindranath Tagore Sastrawan Besar India

Rabindranath Tagore dan Einstein di kediamannya di Kaputh di pinggiran kota Berlin pada tanggal 14 Juli 1930. Foto: FullyIndia

Harian SejarahRabindranath Tagore merupakan salah satu manusia terbaik yang diciptakan oleh Tuhan di Dunia ini. Dia dapat disejajarkan bersama sastarawan besar sekelas Shakespeare, G.B Shaw dan Tolstoy, serta sastrawan hebat lainnya di Dunia.

Rabindranath Tagore lahir pada tanggal 7 Mei 1861 di keluarga Tagore di Jorasanko, Kolkata. Rabindranath adalah seorang penyair, seorang novelis, kritikus, penulis cerita pendek, filsuf, pendidik, ilmuwan dan pembaharu sosial. Dia banyak memberikan pengaruh besar terhadap karya satra dan perjuangan nasional India.

Rabindranath mendapatkan Nobel Satra Dunia bidang sastra pada tahun 1913 atas kontribusi besarnya terhadap pelbagai macam sastra India dan bahasa Benggali yang berengaruh terhadap karya sastra Dunia. Banyak puisi-puisinya diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris.

Rabindranath sejak muda menunjukan kejeniusannya dalam bidang sastra. Karya-karya puisinya banyak mengesankan senior-seniornya. Seniornya Matthew Arnold yang menganggap Rabindranath Tagore mampu belajar mandiri dan menemukan bakat tersembunyinya. Dia berhasil mengasah bakatnya menjadi suatu hal yang menakjubkan dalam pelabagai karya sastra Benggali.

Karya-karya Rabindranath Tagore mencakup puisi, musik, novel, drama, lukisan, cerpen, dll.

Beberapa judul novel, yaitu:
  • Shesher Kobita
  • Noukadubi
  • Chaturanga,
  • Gora
  • Ghare Baire,
  • Char Odhay

Gitanjali, karya Tagore berupa antologi puisi berhasil menyabet Nobel pada 1913. Nobel Sastra tersebut membuat ia menjadi orang India dan orang Asia pertama yang menerima Nobel Sastra Dunia. Ia juga menciptakan Lagu kebangsaan India, "Jana Gana Mana."

Pada masa kolonial Inggris di India, ia memberikan kontribusi dalam pembangunan pendidikan dengan mendirikan Universitas Visva Bharati di Santiniketan pada tahun 1902. 

Rabindranath Tagore meninggal pada 7 Agustus 1941. Hingga saat ini sosok sastrawan tersebut belum terganti. Pada hari ulang tahunnya yang ke-125 pada 1986, masyarakat India merayakan ulang tahunnya untuk mengenang jasanya atas kontribusinya yang mempengaruhi kesatuan nasional India yang terbentuk berdasarkan karya-karyanya dinilai memberikan nilai yang tinggi terhadap sastra India.

Rabindranath hanya bisa dibandingkan dengan Rabindranath sendiri. Dia dianggap sebagai tokoh terbesar dalam Kebangkitan Nasional India modern.  Rabindranath dipandang sebagai sumber keindahan, pengetahuan dan inspirasi dari semua pemikiran mulia dan gagasan hebat.


Terbunuhnya Trotsky 1940

Trotsky (kiri) bersama istrinya Natalia (kanan). Foto: BBC

Harian SejarahPada 21 Agustus 1940, menjadi salah satu titik peristiwa sejarah dalam perjalanan Uni Soviet dan komunisme dunia. Pada tanggal tersebut, salah satu pemimpin Revolusi Rusia 1917, Leon Trotsky terbunuh oleh seorang komunis Spanyol, Ramon Marcader. Trotsky terbunuh setelah tidak dapat diselamatkan karena mengalami benturan keras yang diakibatkan oleh pukulan kapak es batu. Trotsky dibawa ke rumah sakit dimana dia dioperasi tapi meninggal sehari kemudian karena kehilangan darah dan syok.

Leon Trotsky adalah salah satu pemimpin besar komunis Uni Soviet, ia digadang-gadang sebagai pewaris dari Lenin. Pertikaian dengan Stalin membuatnya dibuang, dikeluarkan dari partai, dan diasingkan ke luar negeri beberapa tahun setelah Lenin meninggal. Stalin yang dijuluki si tangan besi kerap kali mengirim agen rahasianya untuk membunuh Trotsky.

Pasca dikeluarkan dari partai dan diasingkan pada 1929. Dari luar negeri Trotsky tetap melakukan kegiatan politik untuk melawan dominasi Stalin. Hingga pada akhirnya lelaki keturunan Yahudi Ukraina itu harus tewas di usia 60 tahun setelah menetap selama 11 tahun di Meksiko.

Belakangan diketahui bahwa Ramon Marcader adalah utusan Stalin. Ia kemudian mendapatkan mendali pahlawan dari Uni Soviet setelah mendekam di penjara Meksiko selama 20 tahun.

Trotsky dikenal memiliki gagasan dan pandangan yang lebih keras dibanding Lenin. Dalam persoalan negara ia pernah melontarkan pemikiran mengenai militerisme para buruh sebagai bentuk pengabdian kepada negara dan membentuk kepribadian keras dan solid.


Margaret Thatcher: Gaya Kepemimpinan yang Tidak Pernah Berkompromi

Margaret Thatcher: The Uncompromised Leadership Style

Harian Sejarah - Karir politik Margaret Thatcher adalah salah satu yang paling hebat di era modern ini. Thatcher lahir pada Oktober 1925 di Grantham, sebuah kota kecil di timur Inggris. Dari situ Thatcher mengumpulkan dasar-dasarnya hingga mampu menjadi wanita pertama yang dapat memimpin salah satu negeri demokrasi terbesar di dunia barat.  Thatcher mencatatkan rekor yang belum tergantikan di dunia modern dengan memenangi tiga General Election berturut-turut dan mampu mempertahankan diri sebagai Perdana Menteri Britania Raya selama lebih dari sebelas tahun (1979-1990). 

Selama Thatcher memimpin Inggris, Thatcher membentuk ulang segala macam sistem dan aspek kekuasaan dengan meningkatkan ekonomi negara, menata ulang institusi-institusi dan mengarahkan ulang kebijakan luar negeri Inggris. Thatcher dengan segera juga membangkitkan semangat rakyat Inggris yang mulai mengalami penurunan sejak masa Perang Dunia II, ia menggembleng semangat rakyat Inggris dengan pidato-pidato khasnya. 

Dalam masa-masa pemerintahannya, ia juga menjalin hubungan yang baik dengan Amerika Serikat di bawah presiden Ronald Reagan. Dalam masa ini pula, Thatcher membentuk institut politik konservatif –yang karena pengaruhnya yang besar di Inggris dan Amerika, nantinya membawa namanya melambung di dunia internasional, sehingga tidak dapat ditandingi politisi Inggris lain sejak Winston Churchill.

Thatcher sukses menjalankan ekonomi Inggris, yang dengan demikian membantunya juga dalam menentukan kebijakan luar negeri. Hal ini membuat pemerintahan Thatcher dapat melebarkan pengaruhnya di dunia internasional yang pada masa itu sedang dalam masa penyesuaian pasca Perang Dingin. Pada tahun 1980an hingga 1990an, Thatcher juga mampu membuat dunia internasional secara sadar menggunakan sistem demokrasi dan sistem pasar bebas.

Margaret Thatcher –dengan gayanya yang khas, menjadi salah satu pemimpin politik dunia yang sangat berpengaruh dan dihormati, serta dalam waktu yang sama juga salah satu yang paling kontroversial dan dibicarakan para musuhnya. 

Rumah dan kehidupan awal Thatcher di Grantham membentuk secara jelas gaya politiknya. Orang tuanya, Alfred dan Beatrice Roberts, adalah orang Methodist. Kehidupan sosial Thatcher berputar pada komunitas kecil yang tertutup dan terbangun dengan tradisi yang kuat: mandiri, suka bersedekah dan jujur.

Keluarga Roberts adalah keluarga kecil Inggris yang menjalankan toko kelontong. Margaret muda hidup bersama di rumah yang juga merangkap toko itu dengan keluarga kecilnya. Ia kemudian bersekolah di sekolah negeri lokal yang membawanya mendapatkan tempat di Oxford –universitas yang kemudian menjadikan ia seorang lulusan bidang kimia. Tutor utama Thatcher adalah Dorothy Hodgkin yang memenangkan Nobel Prize pada 1964. Dari sistem belajarnya di Oxford inilah, Thatcher memperoleh sebagian pola pikirnya. 

Lulus dari bidang kimia tidak membuat Thatcher menjadikannya sebagai tumpuan utama masa depannya, hal yang lebih menggodanya adalah politik konservatif. Politik konservatif sudah menjadi bagian dari kehidupan Thatcher sejak masa ia hidup dengan keluarganya di Grantham. Ayah Thatcher adalah seorang politisi lokal yang selalu berbicara tentang isu-isu mutakhir. 

Dalam usahanya mendekati politik itulah, Thatcher kemudian terpilih sebagai pemimpin organisasi “Conservative Association” di Oxford –hal ini membuat namanya dikenal oleh Partai Konservatif yang pada masa itu sedang mengalami kekalahan dari Partai Buruh pada pemilihan umum 1945.

Dalam usianya yang menginjak 20an tahun, Thatcher kemudian mencoba peruntungannya dengan menjadi kandidat anggota parlemen dari Dartford. Pencalonannya ini kemudian mengundang perhatian seluruh pelosok negeri, karena Thatcher merupakan kandidat wanita termuda yang diajukan pada pemilihan umum 1950-1951.

Thatcher kalah pada pemilihan itu, namun mampu mengurangi secara signifikan suara yang diperoleh Partai Buruh. Thatcher membentuk gaya politik utamanya pasca kekalahan ini. Ia belajar tentang kelas sosial rendah yang menderita pasca Perang Dunia II dan tentang pajak yang terus menanjak naik seiring regulasi baru yang diperkenalkan pemerintah. Berbeda dengan kebanyakan konservatif pada masa itu, Thatcher memiliki kebiasaan untuk berbicara dengan mudah, bebas dan dengan kepercayaan diri untuk kepentingan para pemilihnya. 

Dartford juga meninggalkan kenangan yang akan disematkan di belakang namanya seumur hidupnya. Perkenalannya dengan Denis Thatcher adalah salah satu momen yang terjadi ketika Thatcher menjadi kandidat anggota parlemen untuk Dartford. Denis Thatcher adalah seorang pengusaha lokal yang bekerja pada bisnis keluarga dan mempunyai industri minyak. Mereka menikah pada 1951 dan mempunyai anak kembar –Mark dan Carol, pada tahun 1953.

Pada tahun-tahun 1950an, Thatcher berlatih menjadi pengacara yang memfokuskan diri pada bidang perpajakan. Ia kemudian terpilih menjadi anggota parlemen (Member of Parliament) untuk Finchley, sebuah konstituensi di London utara, yang terus menjadi daerah perwakilannya hingga Thatcher menjadi bagian dari House of Lords, parlemen tinggi Inggris pada 1990an. 

Dua tahun kemudian, Thatcher mendapat posisi pada kantor administrasi Harold Macmillan dan kemudian sesudahnya menjadi menteri bayangan (Shadow Minister) pada saat konservatif lagi-lagi menempati bangku oposisi. Ketika Partai Konservatif memenangi pemilihan umum dan duduk di kursi pemerintah pada 1970, Thatcher menjabat sebagai Menteri Urusan Pendidikan (Education Secretary) di kabinet Edward Heath.

Thatcher mempunyai catatan tentang hari-hari yang berat sebagai Menteri Urusan Pendidikan. 1970an awal, murid-murid dan mahasiswa sedang pada puncak radikalismenya, sedangkan pemerintah pada jurang terendahnya terhadap kontrol sipil. Para pengunjuk rasa tidak mendengarkan pidatonya dan kantor-kantor pers oposisi menghujatnya dalam media-media mereka. Kebijakan dalam bidang pendidikan juga seringkali merupakan hal yang susah untuk diputuskan, namun Thatcher justru dikuatkan dengan pengalamannya ini.

Pemerintahan Edward Heath sendiri menuai sedikit popularitas dan mengecewakan sebagian besar penduduk Inggris. Heath terpilih dengan janjinya untuk membangkitkan ekonomi Inggris, namun ia justru tidak mampu mengendalikan organisasi buruh dan pedagang. Dalam masa ini, media seringkali menyebut bahwa pemerintah sedang mengambil ‘U turn’ atau memutar balik kebijakan. Heath kemudian kalah pada pemilihan umum 1974, meninggalkan inflasi tinggi dan kebobrokan industri untuk Inggris.

Pada 1975, banyak anggota partai yang menginginkan perubahan gaya dan pendekatan setelah kegagalan pemerintahan Heath. Hal ini terwujud pasca kekalahan konservatif 1974, Margaret Thatcher mengajukan diri untuk melawan Heath dalam pemilihan pimpinan Partai Konservatif. Hal yang mengejutkan kemudian terjadi pada Februari 1975, di mana ia mengalahkan Heath dalam putaran pertama dan memenangkan pemilihan secara mutlak pada putaran kedua. Thatcher kemudian menjadi wanita pertama yang berhasil memimpin partai politik barat dan menduduki jabatan pimpinan oposisi (Leader of the Opposition) di House of Commons.

Margaret Thatcher: The Uncompromised Leadership Style. Foto: media.npr.org

Pemerintahan Partai Buruh pada 1974-1979 adalah salah satu catatan paling buruk dalam sejarah Inggris –menyebabkan negara mengalami kekacauan ekonomi dan menurunkan nilai tukar mata uang hingga memaksa Inggris mengadakan negosiasi dengan IMF. Keadaan ini, secara ironis tidak mengurangi kepopuleran Partai Buruh hingga pada musim dingin 1978/1979, kegagalan pemerintah terlihat ketika serikat buruh memimpin protes yang tidak dapat ditanggulangi pemerintah. Kegagalan ini menguntungkan konservatif, sehingga pada Mei 1979, Partai Konservatif mampu memenangi pemilihan umum dan pada 4 Mei 1979 mengantarkan Margaret Thatcher ke pintu Downing Street no. 10. 

Pemerintahan baru Thatcher berjanji untuk mengembalikan kejayaan ekonomi Inggris. Pada masa awal, kebijakan yang pahit harus diambil dengan mengurangi pajak langsung, namun kenaikan tetap dikenakan pada pajak tidak langsung. Ekonomi pada tahap ini sudah mengalami resesi, namun inflasi tetap pula naik dan harus dihindari dengan menaikkan suku bunga. Pada masa akhir pemerintahan Thatcher yang pertama, tingkat pengangguran di Inggris mencapai tiga juta jiwa dan baru mengalami penurunan pada tahun 1986. Industri-industri manufaktur yang tidak menguntungkan mulai dikurangi dan tidak ada yang mampu memprediksi efek seperti apa yang akan terjadi dengan diperkenalkannya sistem semacam ini.

Meskipun demikian, pemikiran dan perencanaan ekonomi jangka panjang Thatcher telah membuat inflasi menurun dan kebijakan-kebijakan yang dilakukan pemerintah setelahnya tetap menjaga presentase inflasi itu rendah. Peningkatan ekonomi segera menunjukkan wujudnya pada 1981 dan terus mengalami pertumbuhan untuk delapan tahun berikutnya.

Dukungan politik berdatangan untuk pencapaian yang luar biasa ini, namun faktor dukungan utama untuk pemilihan umum berikutnya justru datang dari kejadian tak terduga: Perang Falklands. Invasi junta militer Argentina ke kepulauan Falklands pada April 1982 segera ditanggapi secara total militer oleh pemerintahan Margaret Thatcher. Meskipun, di sisi lain, pemerintah juga bekerja sama dengan Amerika Serikat dalam usaha mencapai perdamaian diplomatik. Thatcher yang tidak melihat titik terang dalam usaha diplomatik kemudian tetap mengirimkan armada militernya untuk merebut kembali kepulauan Faklands yang diikuti dengan kemenangan gemilang pada Juni 1982.

Semua orang di Inggris dan dunia internasional sangat terkesan. Hanya sedikit pemimpin negara yang akan membahayakan karir politiknya untuk merebut kembali kepulauan yang jauh itu. Dengan bertindak demikian, Thatcher memperkuat secara pasti kedudukam Inggris dalam kancah internasional. Ketika pemilihan umum kembali terjadi pada Juni 1983, Thatcher bersama partainya kembali menduduki kursi pemerintahan dengan faktor ‘Faklands’.

Masa pemerintahan kedua Thatcher disambut dengan kesusahan. Pemerintah mengalami serangan yang kuat dari organisasi-organisasi pertambangan yang melakukan protes selama setahun penuh di bawah pimpinan militan. Namun, dengan gaya kepemimpinan Thatcher, protes organisasi pertambangan itu dapat diredakan. Tahun-tahun berikutnya diwarnai dengan perimbangan kekuasaan antara pemerintah dan oposisi. 

Pada Oktober 1984, ketika protes masih pula mengisi hari-hari di Inggris, Irish Republican Army (IRA) melakukan percobaan pembunuhan dengan meledakkan bom di Brighton, di hotel di mana Thatcher menginap bersama dengan anggota partai lain untuk menghadiri konferensi tahunan Partai Konservatif. Meskipun Thatcher lolos dari maut, beberapa kolega terdekatnya terluka dan bahkan ada pula yang menjadi korban, kamar yang berada tepat di samping kamar Thatcher mengalami kerusakan parah. Tidak ada perdana menteri Inggris lain pada abad ke-20 yang lebih dekat dari Margaret Thatcher ke jurang kematian. 

Kebijakan Inggris untuk Irlandia Utara memang menjadi sumber konflik yang selalu menghantui setiap perdana menteri sejak 1969, tetapi Thatcher adalah satu-satunya yang mendapat kebencian terbesar dari IRA perihal tidak berkomprominya perdana menteri wanita itu terhadap permintaan-permintaan politik IRA –terutama tentang aksi mogok makan yang dilakukan narapidana Irlandia pada 1980-1981.

Kebijakan politik Thatcher pada masa ini menaruh perhatian utamanya pada anti-terorisme, namun ia juga memperhatikan keamanan yang lebih penting dengan mengadakan negosiasi Anglo-Irish Agreement pada tahun 1985 yang melibatkan Inggris dan Republik Irlandia. Perundingan ini menghasilkan pengakuan politik untuk orang-orang Katholik di Irlandia Utara –yang mengundang dukungan dari Reagan dan Kongres Amerika.

Ekonomi Inggris pada masa Thatcher juga mengalami kenaikan yang signifikan di tahun 1983-1987. Pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk meliberalisasi aset-aset negara. Hal ini mampu menaikkan kekayaan negara sebesar 20% sejak Thatcher menjabat perdana menteri. Privatisasi di Inggris kemudian menjadi model yang mendunia dan menaruh nama Thatcher sebagai penggagas kebijakan semacam itu.

Pemerintahannya juga mengusahakan agar penjualan aset ke publik dengan sistem saham harus merambah ke kalangan penduduk Inggris, agar penduduk Inggris juga memiliki saham di perusahaan-perusahaan yang diprivatisasi. Prestasi lain pemerintahan Thatcher adalah dengan adanya peningkatan yang hebat dalam hal jumlah transaksi di bursa saham. Thatcher juga mendorong banyak keluarga untuk memiliki rumah sendiri –sebuah kebijakan yang pada masa-masa selanjutnya meningkatan taraf hidup dan kepemilikan pribadi penduduk Inggris.

Partai Konservatif pada masa ini tidak berada dalam satu suara, sayap kiri partai tidak puas pada gaya kepemimpinan Thatcher dan konflik di antara kedua kubu segera terekspos ke publik pada 1986 ketika Menteri Urusan Pertahanan, Michael Heseltine, mengundurkan diri karena ‘Masalah Westland’. Hal ini tentu menyusahkan Thatcher, ia menerima banyak tanggapan miring dan kritik perihal gaya kepemimpinannya. Pada masa ini pula, ia menerima banyak tanggapan buruk ketika ia mengijinkan kapal-kapal perang Amerika Serikat untuk menggunakan pangkalan militer Inggris ketika penyerangan di Libya 1986. Banyak yang mengatakan bahwa pemerintah sudah terlalu ‘lelah’ karena berkuasa terlalu lama.

Respon yang diberikan Thatcher menyatakan bahwa ia tidak menyerah pada kritik dan tidak akan pula berkompromi. Dengan ekonomi yang sudah begitu kuat, Thatcher menaruh pondasi utama kekuasaannya yang ketiga kalinya. Ia membuktikan diri dengan kembali memenangi pemilihan umum 1987.

Tatanan pemerintahan Thatcher yang ketiga ini merupakan tatanan Partai Konservatif yang paling ambisisus dalam sejarah administrasi Inggris. Thatcher menaruh perencanaan tentang reformasi sistem pendidikan, memperkenalkan kurikulum nasional untuk pertama kalinya. Ia juga meletakkan sistem pajak baru bagi pemerintahan lokal, Community Charge, yang disebut sebagai poll tax oleh musuh-musuhnya. Serta ada pula peraturan baru tentang National Health Service, hal ini dalam rangka peningkatan efektivitas manajemen.

Tiga kebijakan itu adalah tiga kebijakan yang sangat kontroversial. Community Charge adalah yang paling serius, ini menjadi tantangan yang sangat besar bagi kelangsungan pemerintahannya. Kebijakan ini kemudian dihapuskan pada masa John Major, namun dua kebijakan lainnya dilaksanakan dan dikembangkan sebagai warisan dari masa Thatcher. 

Ekonomi Inggris meningkat dengan drastis pada 1987-1988, namun juga mengalami keadaan bahaya. Suku bunga harus dinaikkan dua kali lipat pada 1988. Pada masa ini pula terdapat konflik yang penting antara Thatcher dan Menteri Urusan Luar Negeri, Geoffrey Howe, yang berputar pada masalah integrasi negara-negara Eropa. Thatcher merupakan salah satu yang tidak setuju pada usulan integrasi Eropa itu. Pada masa itu, pers Soviet menyematkan julukan ‘Iron Lady’ pada Margaret Thatcher yang dengan bangga dibawanya pada banyak pidato. 

Pada 1980an, Thatcher juga menyediakan dukungan penuh untuk kebijakan pertahanan yang digagas pemerintahan Reagan. Namun, ketika Mikhail Gorbachev menjadi pimpinan besar Uni Soviet, Thatcher mengundangnya ke Inggris pada Desember 1984 dan memberi tanggapan bahwa Gorbachev adalah seorang yang dapat diajak bekerja sama. Pada saat yang sama, Thatcher tidak mengedorkan kritiknya pada sistem Soviet dan tetap mengkampanyekan anti-komunisme di televisi dan radio. Bagaimanapun, Thatcher banyak memainkan peran untuk melemahkan Soviet hingga perpecahannya pada 1989-1991.

Pada 1990 akhir, Perang Dingin telah berakhir dan angin pasar bebas telah menyapu Eropa. Tapi, hal ini ternyata memberikan pemikiran baru tentang integrasi Eropa, yaitu dengan adanya proposal Prancis tentang mata uang tunggal Eropa –berharap agar dapat menjaga kekuatan Jerman yang baru saja mengalami reunifikasi. Hal ini meninggalkan Inggris dalam masalah yang berat tentang kebijakannya di Eropa.

Pada November 1990, Sir Geoffrey Howe mengajukan pengunduran dirinya karena tidak sejalan dengan Thatcher menyangkut masalah Eropa dan Howe juga mempertanyakan gaya kepemimpinan Thatcher dalam pidato pengunduran dirinya. Namun, pada pemilihan pimpinan partai berikutnya, Thatcher tetap memenangkan putaran pertama meskipun dengan margin yang tidak cukup. Pada saat itu, Thatcher sedang berada di Paris dan mengumumkan keputusannya untuk maju ke putaran kedua.
Berlawanan dengan kepercayaan dirinya, kekacauan politik segera menyambutnya ketika Thatcher kembali ke London. Banyak kolega Thatcher yang skeptis tentang kebijakan Eropanya dan menyangsikan bahwa ia akan mampu memenangi pemilihan umum untuk keempat kalinya. Hal ini memaksa Thatcher berpikir ulang dan akhirnya memutuskan untuk mempertahankan kehormatannya dengan mengundurkan diri. Ia mengundurkan diri sebagai perdana menteri pada 28 November 1990, digantikan oleh John Major hingga kekalahan konservatif pada 1997.

Pasca 1990, Nyonya Thatcher tetap menjadi figur politik yang penting. Ia menuliskan dua volume memoarnya –The Downing Street Years (1993) dan The Path to Power (1995), sembari meneruskan hidupnya sebagai penceramah dan pengajar pada tour internasionalnya. Ia juga mempublikasikan sebuah buku tentang pandangan politik luar negeri –Statecraft, pada 2002. Thatcher juga masih mengikuti banyak perundingan internasional seperti pada Perjanjian Bosnia dan Traktat Maastricht.
Pada Maret 2002, Thatcher mengalami beberapa stroke ringan dan mengumumkan masa pensiunnya dari karir publiknya. 

Denis Thatcher, suaminya, meninggalkannya untuk selamanya pada Juni 2003 –mengundang banyak simpati dari berbagai pihak. Setelah kematian suaminya ini, Nyonya Thatcher mengalami permasalahan ingatan dan meninggal pada 8 April 2013. Ia kemudian disemayamkan di St. Paul’s Cathedral untuk penghormatan terakhirnya secara seremonial sembilan hari kemudian.

Margaret Thatcher hingga kini tetap menjadi figur yang kontroversial di Inggris. Banyak komentar yang berdatangan tentang masa pemerintahannya. Baik pengagum dan pembenci Thatcher tentu mengakui bahwa masa pemerintahannya adalah masa yang sangat penting dalam sejarah Inggris.


Penulis : C.Reinhart dapat dihubungi di christopher.reinhart@ui.ac.id.
Editor: Imam Maulana

Referensi
Foundation, Margaret Thatcher. 2017. The Biography of Margaret Thatcher. London: Margaret Thatcher Foundation.
Moore, Charles. 2016. The Authorized Biography of Margaret Thatcher. London: Palgrave.
Campbell, John. 2003. Margaret Thatcher: The Iron Lady. London: Pimlico.
_______. 2011. The Iron Lady: Margaret Thatcher, from Grocer’s Daughter to the Prime Minister. London: Penguin. 

Mengenal Sosok Grigori Rasputin

Grigori Rasputin. Foto: Pinterest

Harian SejarahRasputin adalah sosok yang misterius hingga saat ini. Tokoh yang dikenal karena jasanya sebagai penasihat spiritual Tsar Nikolas II memiliki fakta yang menarik untuk kita telusuri secara tuntas. Kisah hidupnya turut berakhir ketika tumbangnya Kekaisaran Rusia tahun 1916 bersama keluarga Tsar Nikolas yang dibantai habis.

Masa Muda

Ia terlahir dalam keluarga petani sederhana di Siberia tahun 1869. Terlahir dengan nama Grigori Yefimovich Rasputin. Masa mudanya diisi dengan pendidikan yang singkat, dirinya bahkan dikenal sebagai orang yang buta huruf. Nuansa magis sudah melekat bersama dirinya, sejak kecil ia diyakini memiliki kekuatan jahat oleh warga di desanya.

Masa remaja Rasputin dihabiskan dengan menjadi pendeta di Sekolah Pendeta Verkhoture. Rasputin muda tidak menyelesaikan pendidikannya, ia menikah dengan Proskovia Fyodorovna di usia 19 tahun. Pernikahannya dikaruniai tiga keturunan, namun dua di antaranya meninggal saat masih kecil. Keluarga kecilnya ia tinggalkan, di usia 20-an ia mengembara ke Yunani dan Timur tengah menempuh perjalanan spiritual.

Dekat dengan Kekaisaran


Keluarga Romanov. Foto: arthuride

Tahun 1903, secara kebetulan ia berada di St. Petersburg. Dirinya sudah dikenal sebagai ahli kebatinan dan pengobatan spiritual. Tahun 1905, dirinya dikenalkan kepada Tsar Nikolas II dan istrinya yaitu Alexandra Feodorovna, mereka berdua mencari tabib untuk mengobati Alexis, anaknya yang sedang sakit. Keluarga kekaisaran percaya bahwa Rasputin bisa mengobati Alexis yang mengidap hemophilia.

Sejak 1906 hingga 1914, banyak tokoh penting seperti politisi dan wartawan memperdaya dirinya dengan memanfaatkan kedekatan dirinya dengan kekaisaran untuk menggoyangkan kekuasaan tsar. Perilaku Rasputin yang kasar saat menduduki kursi penasehat menjadi buah bibir di masyarakat.

Saat Rusia memasuki Perang Dunia I, Rasputin meramalkan akan terjadinya kehancuran kekaisaran Rusia. Benar saja, saat Nikolas II memimpin armada Rusia pada 1915 dan istrinya yang mengurusi dalam negeri, kondisi kekaisaran mulai tidak stabil.

Kematiannya dan Kehancuran Kekaisaran Rusia


Rasputin pada tahun 1914, tiga tahun sebelum Revolusi Rusia. Foto: Pinterest

Musibah bagi dirinya terjadi pada 29 Desember 1916 ketika satu kelompok pemberontak mengundang Rasputin ke istana mereka dan memberikan jamuan yang sudah diberi sianida. Meskipun sudah diberi racun, Rasputin tetap biasa saja dan tidak terpengaruh dan hanya mabuk. Dalam kondisi mabuk Rasputin diikat dalam karpet dan ditembaki kemudian jasadnya dilempar ke Sungai Neva. Jasad Rasputin ditemukan tiga hari kemudian.

Ramalan Rasputin semakin terbukti ketika ia menulis kepada Tsar Nikolas II bahwa dirinya akan dibunuh oleh pihak pemberontak dalam pemerintah dan seluruh keluarga kerajaan akan dibunuh oleh rakyat Rusia. Ramalan tentang kematian keluarga kerajaan terwujud 15 bulan kemudian ketika Tsar Nikolas dan keluarganya dibunuh oleh kubu pendukung Revolusi Rusia.


Penulis: Muhammad Ikhsan - Ekonomi Islam UI
Editor: Imam Maulana Al Fatih

Al-Kindi, Filsuf Islam Pertama

Al-Kindi dan matematika. Foto: Ajib.fr

Harian Sejarah - Di antara sederet buah pikirnya dituangkan dalam risalah-risalah pendek yang tak lagi ditemukan. Karya-karya yang dihasilkannya menunjukkan bahwa Al-Kindi adalah seorang yang berilmu pengetahuan yang luas dan dalam.

Ratusan karyanya itu dipilah ke berbagai bidang, seperti filsafat, logika, ilmu hitung, musik, astronomi, geometri, medis, astrologi, dialektika, psikologi, politik dan meteorologi.

Bukunya yang paling banyak adalah geometri sebanyak 32 judul. Filsafat dan kedokteran masing-masing mencapai 22 judul. Logika sebanyak sembilan judul dan fisika 12 judul.

Buah pikir yang dihasilkannya begitu berpengaruh terhadap perkembangan peradaban Barat pada abad pertengahan. Karya-karyanya diterjemahkan ke dalam bahasa Latin dan bahasa Eropa. Buku-buku itu tetap digunakan selama beberapa abad setelah ia meninggal dunia.

Nama Al-Kindi dikenal sebagai filsuf Muslim pertama. Al Kindi merupakan Muslim pertama yang mendalami ilmu-ilmu filsafat. Hingga abad ke-7 M, filsafat masih didominasi orang Kristen Suriah.

Al-Kindi dikenal karena menterjemahkan karya-karya filsafat Yunani, namun dia juga menyimpulkan karya-karya filsafat Helenisme. Salah satu kontribusinya yang besar adalah menyelaraskan filsafat dan agama.

Ketika Khalifah Al-Mu'tasim berakhir dan tampuk kepemimpin beralih ke Al-Watiq dan Al-Mutawakkil, peran Al-Kindi semakin dipersempit. Namun, tulisan kaligrafinya yang menawan sempat membuat Khalifah kepincut. Khalifah Al-Mutawakkil kemudian mendapuknya sebagai ahli kaligrafi istana meskipun tak berlangsung lama.

Ketika Khalifah Al-Mutawakkil tak lagi menggunakan paham Muktazilah sebagai aliran pemikiran resmi kerajaan, Al-Kindi tersingkir. Ia dipecat dari berbagai jabatan yang sempat diembannya. Jabatannya sebagai guru istana pun diambil alih ilmuwan lain yang tak sepopuler Al-Kindi.

Al Kindi dalam perangko Suriah. Foto: Pinterest

Sebagai penggagas filsafat murni dalam dunia Islam, Al-Kindi memandang filsafat sebagai ilmu pengetahuan yang mulia. Sebab, melalui filsafatlah, manusia bisa belajar mengenai sebab dan realitas Ilahi yang pertama dan merupakan sebab dari semua realitas lainnya.

Baginya, filsafat adalah ilmu dari segala ilmu dan kearifan dari segala kearifan. Filsafat, dalam pandangan Al-Kindi bertujuan untuk memperkuat agama dan merupakan bagian dari kebudayaan Islam.

Tulisan: Heri Ruslan dalam Republika, 03 Juli 2012. Ilmuwan Muslim: Al-Kindi, Filsuf Islam Pertama

Biografi Presiden Republik Indonesia


Harian Sejarah - Presiden Republik Indonesia adalah pemegang kekuasaan pemerintahan tertinggi dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Selain sebagai kepala negara, presiden merupakan lambang negara. Lembaga Kepresidenan Indonesia dibentuk pada tahun 1945 oleh Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).

Pada tanggal 18 Agustus 1945, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI), memilih Soekarno sebagai presiden pertama Indonesia. Sebelum dilakukan amendemen terhadap Undang-Undang Dasar 1945, presiden dipilih oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Setelah itu dimulai pada Pemilu tahun 2004, presiden dipilih secara langsung oleh rakyat yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum. Berikut ini daftar biografi presiden Republik Indonesia:

1. Ir. Soekarno 1945-1966

Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno yang biasa dipanggil Bung Karno, lahir di Surabaya, Jawa Timur, 6 Juni 1901 dan meninggal di Jakarta, 21 Juni 1970. Ayahnya bernama Raden Soekemi Sosrodihardjo dan ibunya Ida Ayu Nyoman Rai. 

Semasa hidupnya, beliau mempunyai tiga istri dan dikaruniai delapan anak. Dari istri Fatmawati mempunyai anak Guntur, Megawati, Rachmawati, Sukmawati dan Guruh. Dari istri Hartini mempunyai Taufan dan Bayu, sedangkan dari istri Ratna Sari Dewi, wanita turunan Jepang bernama asli Naoko Nemoto mempunyai anak Kartika. Selanjutnya..

 2. Jenderal Soeharto 1966-1998

Soeharto adalah Presiden kedua Republik Indonesia. Beliau lahir di Kemusuk, Yogyakarta, tanggal 8 Juni 1921. Bapaknya bernama Kertosudiro seorang petani yang juga sebagai pembantu lurah dalam pengairan sawah desa, sedangkan ibunya bernama Sukirah. 

Soeharto masuk sekolah tatkala berusia delapan tahun, tetapi sering pindah. Semula disekolahkan di Sekolah Desa (SD) Puluhan, Godean. Lalu pindah ke SD Pedes, lantaran ibunya dan suaminya, Pak Pramono pindah rumah, ke Kemusuk Kidul. Namun, Pak Kertosudiro lantas memindahkannya ke Wuryantoro. Soeharto dititipkan di rumah adik perempuannya yang menikah dengan Prawirowihardjo, seorang mantri tani. Selanjutnya..

 3. B.J Habibie 1998-1999

Presiden ketiga Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie lahir di Pare-Pare, Sulawesi Selatan, pada 25 Juni 1936. Beliau merupakan anak keempat dari delapan bersaudara, pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan RA. Tuti Marini Puspowardojo. Habibie yang menikah dengan Hasri Ainun Habibie pada tanggal 12 Mei 1962 ini dikaruniai dua orang putra yaitu Ilham Akbar dan Thareq Kemal. Selanjutnya..

 4. K.H Abdurrahman Wahid 1999-2001

Abdurrahman Wahid yang akrab dipanggil Gus Dur menjabat Presiden RI ke-4 mulai 20 Oktober 1999 hingga 24 Juli 2001. Beliau lahir tanggal 4 Agustus 1940 di desa Denanyar, Jombang, Jawa Timur. Gus Dur adalah putra pertama dari enam bersaudara. Ayahnya adalah seorang pendiri organisasi besar Nahdlatul Ulama, yang bernama KH. Wahid Hasyim. 

Ibunya bernama Hj. Sholehah adalah putri pendiri Pesantren Denanyar Jombang, K.H. Bisri Syamsuri. Dari perkawinannya dengan Sinta Nuriyah, mereka dikarunia empat orang anak, yaitu Alissa Qotrunnada Munawaroh, Zannuba Arifah Chafsoh, Annita Hayatunnufus, dan Inayah Wulandari. Selanjutnya..

 5. Megawati Soekarnoputri 2001-2004

Presiden Republik Indonesia ke-5, Megawati Soekarnoputri lahir di Yogyakarta, 23 Januari 1947. Sebelum diangkat sebagai presiden, beliau adalah Wakil Presiden RI yang ke-8 dibawah pemerintahan Abdurrahman Wahid. 

Megawati adalah putri sulung dari Presiden RI pertama yang juga proklamator, Soekarno dan Fatmawati. Megawati, pada awalnya menikah dengan pilot Letnan Satu Penerbang TNI AU, Surendro dan dikaruniai dua anak lelaki bernama Mohammad Prananda dan Mohammad Rizki Pratama. Selanjutnya..

 6. Susilo Bambang Yudhoyono 2004-2014

Susilo Bambang Yudhoyono adalah presiden RI ke-6. Berbeda dengan presiden sebelumnya, beliau merupakan presiden pertama yang dipilih secara langsung oleh rakyat dalam proses Pemilu Presiden putaran II 20 September 2004. Lulusan terbaik AKABRI (1973) yang akrab disapa SBY ini lahir di Pacitan, Jawa Timur 9 September 1949. Istrinya bernama Kristiani Herawati, merupakan putri ketiga almarhum Jenderal (Purn) Sarwo Edhi Wibowo.

Beliau dikaruniai dua orang putra yakni Agus Harimurti Yudhoyono (mengikuti dan menyamai jejak dan prestasi SBY, lulus dari Akmil tahun 2000 dengan meraih penghargaan Bintang Adhi Makayasa) dan Edhie Baskoro Yudhoyono (lulusan terbaik SMA Taruna Nusantara, Magelang yang kemudian menekuni ilmu ekonomi). Selanjutnya..

7. Joko Widodo 2014-...

Sejak lahir pada 21 Juni 1961 di Rumah Sakit Brayat Minulyo, Joko Widodo tinggal bersama keluarganya di sebuah rumah kontrakan yang berlokasi di tepi sebuah sungai di Solo. Hidup mereka sangat sederhana. Ayah Jokowi yang sehari-hari menghidupi keluarga dengan berjualan kayu terpaksa membawa istri dan anak-anaknya hidup berpindah dari satu rumah sewa menuju rumah sewa lainnya.

Bahkan dengan kondisi tersebut, keluarga Joko Widodo harus rela digusur Pemerintah Kota Solo dari tempat tinggalnya di bantaran kali Pepe dan tinggal menumpang di kediaman seorang kerabat di daerah Gondang. Selanjutnya..