Showing posts with label Video. Show all posts
Showing posts with label Video. Show all posts

Monday, March 20, 2017

Tahun-Tahun Terakhir Kekuasaan Hitler dan Nazi


Sejak pendaratan D-Day pada 6 Juni 1944 untuk mempercepat kehancuran Reich Ketiga pada 8 Mei 1945. Akhir dari Jerman kian nampak untuk ditentukan. Jerman yang awalnya superior dalam berbagai pertempuran di Front Barat dan menguasai beberapa wilayah di Eropa serta membalas kehinaan atas perjanjian Versailes dengan menduduki Perancis.

Semua kemudian berbalik sejak kekalahan di Front Timur dalam usaha menaklukan Uni Soviet. Pertempuran di Stalingard menjadi bumerang bagi Jerman dengan memancing Tentara Merah bergabung dengan Sekutu untuk melawan Jerman. Berikut ini merupakan video dokumenter selama 40 menit recolor yang menggambarkan kehancuran Jerman dan ambisi Hitler.


Film Dokumenter Berwarna Nazi dan Sepak Terjang Hitler


Nazi, atau secara resmi Nasional Sosialisme (Jerman: Nationalsozialismus), merujuk pada sebuah ideologi totalitarian Partai Nazi (Partai Pekerja Nasional-Sosialis Jerman, Jerman: Nationalsozialistische Deutsche Arbeiterpartei atau NSDAP) di bawah kepemimpinan Adolf Hitler. 

Kata ini juga merujuk pada kebijakan yang dianut oleh pemerintahan Jerman pada tahun 1933-1945, sebuah periode yang kemudian dikenal sebagai Jerman Nazi atau Reich Ketiga. Kata Nazi jadi merupakan singkatan Nasional Sosialisme atau Nationalsozialismus di bahasa Jerman. Sampai hari ini orang-orang yang berhaluan ekstrem kanan dan rasisme sering disebut sebagai Neonazi (neo = "baru" dalam bahasa Yunani).




Saturday, March 18, 2017

Mars Pasukan Pembela Tanah Air (PETA)


Lagu Mars ini dinyanyikan oleh Korp Pembela Tanah Air (PETA) atau Gyugun, sebuah "Legiun Asing Jepang." PETA sendiri dibentuk oleh tentara Korp AD Jepang ke-16 di Indonesia pada tahun 1944. Pada akhirnya mereka justru berbalik melawan atasannya, melalui serangkaian perlawanan di Aceh, Blitar, Bandung dan di berbagai wilayah di tanah air, yang menunjukkan bahwa mereka bukanlah tentara penjajah, namun sesungguhnya mereka adalah para pemuda Indonesia. Pejuang yang setia terhadap agama, bangsa dan negaranya.

pembuatan video ini sebagai propaganda untuk menarik simpati masyarakat Indonesia. PETA dibentuk sebagai kebutuhan Jepang untuk mempertahankan pulau Jawa dari serangan sekutu. Video ini diproduksi oleh Keimin Bunka Sidosho (Lembaga Kebudayaan Jepang di Indonesia).


Lirik

Mars Pasukan Sukarela Pembela Tanah Air (PETA)

Asia soedah bangoen, melawan moesoeh
membela diri, sekoeat tenaga
negeri sekoetoe haroes moesti roentoeh
itoe walopoen kita mengorbankan djiwa
madjoelah madjoelah, tentara pembela
pahlawan asia dan indonesia
timoer jang soetji moesti bahagia

Asia lama soedah, sengsara doeka
ditindas hebat, berabad derita
dai nippon berdiri, gagah dan perkasa
membela asia, melindoengi kita
madjoelah madjoelah, tentara pembela
pahlawan asia dan indonesia
timoer jang soetji moesti bahagia

Daripada boedak, sekoetoe lagi
biarlah kita, binasa bersama
sebagai pahlawan, sedjati kita mati
bersama tiwas dalam bratayoedha
madjoelah madjoelah, tentara pembela
pahlawan asia dan indonesia
timoer jang soetji moesti bahagia

Tanah air kita, menoentoet bela
mengharap sangat moelia kembali
menanglah berjoeang, hai tentara pembela
supaya asia berbahagia lagi
madjoelah madjoelah, tentara pembela
pahlawan asia dan indonesia
timoer jang soetji moesti bahagia

Tuesday, March 14, 2017

Pengasingan Pimpinan Republik Indonesia Saat Agresi Militer Belanda II

Pada tahun 1948, Bung Hatta dalam pengasingan pasca Agresi Militer Belanda II. Foto: KTLV

Agresi Militer Belanda II atau Operasi Gagak terjadi pada 19 Desember 1948 yang diawali dengan serangan terhadap Yogyakarta, ibu kota Indonesia saat itu, serta penangkapan Soekarno, Mohammad Hatta, Sjahrir dan beberapa tokoh pemerintahan lainnya. Jatuhnya ibu kota negara ini menyebabkan dibentuknya Pemerintah Darurat Republik Indonesia di Sumatra yang dipimpin oleh Sjafruddin Prawiranegara atas mandat Pemerintahan di Yogyakarta sebelumnya.

Para pemimpin republik baru mengetahui, bahwa mereka diasingkan ke Pulau Bangka, akan tetapi rombongan Presiden Soekarno, Sutan Sjahrir, dan Menteri Luar Negeri Haji Agus Salim terus diterbangkan lagi menuju Medan, Sumatera Utara, untuk kemudian diasingkan ke Brastagi dan Parapat, sementara Drs. Moh. Hatta (Wakil Presiden), RS. Soerjadarma (Kepala Staf Angkatan Udara), MR. Assaat (Ketua KNIP) dan MR. AG. Pringgodigdo (Sekretaris Negara) diturunkan di pelabuhan udara Kampung Dul Pangkal Pinang dan terus dibawa ke Bukit Menumbing Mentok dengan dikawal truk bermuatan tentara Belanda dan berada dalam pengawalan pasukan khusus Belanda, Corps Speciale Troepen.

Kematian Bung Hatta, 14 Maret 1980

Foto terakhir Bung Hatta sebelum masuk rumah sakit, tanggal 1 Maret 1980. Foto: Deppen dan Ipphos

Dr.(HC) Drs. H. Mohammad Hatta atau yang dikenal sebagai Bung Hatta. Merupakan tokok proklamator Indonesia dan Pahlawan Nasional Indonesia. Lahir dengan nama Mohammad Athar di Fort de Kock (sekarang Bukit Tinggi, Sumatera Barat), Hindia Belanda pada 12 Agustus 1902.

Kunjungan kerja Wakil Presiden Moh.Hatta ke Yogyakarta tahun 1950. Foto: Dokumen Keluarga Pranoto Reksosamodra

Bung Hatta merupakan pejuang pergerakan nasional, ekonomi, dan juga proklamator kemerdekaan Republik Indonesia bersama Ir. Soekarno. Bung Hatta pernah menjadi Wakil Presiden Indonesia yang pertama dan Perdana Menteri Indonesia pada kabinet Hatta 1, Hatta II, dan RIS. Ia mundur dari jabatan wakil presiden pada tahun 1956, karena berselisih dengan Presiden Soekarno. Hatta juga dikenal sebagai Bapak Koperasi Indonesia.

Pada masa tuanya, banyak yang mengabarkan bahwa Bung Hatta kesulitan membayar iuran air dan pajak bumi bangunan, karena uang pensiun yang kecil. Hal inilah yang membuat gubernur Jakarta saat itu, Ali Sadikin untuk mengajukan Bung Hatta menjadi warga kota utama. Atas perhatian Bang Ali ini lah Bung Hatta tidak membayar iuran air dan pajak bumi bangunan (PBB).

Bung Hatta wafat pada tanggal 14 Maret 1980 di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta setelah sebelas hari ia dirawat di sana. Selama hidupnya, Bung Hatta telah dirawat di rumah sakit sebanyak 6 kali pada tahun 1963, 1967, 1971, 1976, 1979, dan terakhir pada 3 Maret 1980. Keesokan harinya, dia disemayamkan di kediamannya Jalan Diponegoro 57, Jakarta dan dikebumikan di TPU Tanah Kusir, Jakarta disambut dengan upacara kenegaraan yang dipimpin secara langsung oleh Wakil Presiden pada saat itu, Adam Malik. Bung Hatta wafat di usia 77 tahun.

Pemerintah Orde Baru memberikan gelar Pahlawan Proklamator kepada Bung Hatta pada 23 Oktober 1986 bersama dengan mendiang Bung Karno. Pada 7 November 2012, Bung Hatta secara resmi bersama dengan Bung Karno ditetapkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Pahlawan Nasional.




Sunday, March 12, 2017

Pertempuran Kursk, Medan Pertempuran Tank Soviet dan Nazi


Pertempuran Kursk yang terjadi pada 1943 merupakan tempat unjuk gigi tank milik Soviet dengan Nazi. Pertempuran ini juga tercatat sebagai pertempuran dengan jumlah tank terbanyak dalam Perang Dunia II. Kedahsyatan persenjataan Nazi menggempur pos-pos pertahanan Soviet di kota Kursk.

Pertempuran terjadi pada 4 Juli 1943 dan berlangsung hampir 1 bulan lamanya. Jerman mengerahkan angkatan perangnya yang mencakup 800.000 pasukan infanteri, 2.700 tank dan kendaraan lapis baja, serta 2.000 pesawat tempur, dan berhadapan dengan pihak Soviet yang memiliki kekuatan mencakup 1.300.000 pasukan infanteri, 3.600 tank dan kendaraan lapis baja, 20.000 artileri medan dan 2.400 pesawat tempur. Pasukan Jerman dipimpin oleh dua orang jenderalnya, yaitu Erich von Mansteim dan Walther Model.



Begini Panasnya Pertempuran Stalingrad


Adolf Hitler memerintahkan tentara tinggal di Stalingrad dan tidak berusaha untuk keluar; sebaliknya, upaya dilakukan dengan memasok tentara melalui udara dan untuk memecahkan pengepungan dari luar. Pertempuran sengit berlangsung selama dua bulan.

Pada awal Februari 1943, pasukan Poros di Stalingrad telah kehabisan amunisi dan makanan. Unsur-unsur yang tersisa dari Tentara Keenam Jerman menyerah. Pertempuran berlangsung lima bulan, satu minggu, dan tiga hari. Pertempuran Stalingrad merupakan salah satu pertempuran besar dalam Perang Dunia II. Kota ini digempur habis-habisan oleh pasukan musuh, tercatat 1,5 juta jiwa gugur dalam perang ini.