10 Peristiwa Bersejarah dan Fenomenal di Indonesia

10 Peristiwa Bersejarah dan Fenomenal di IndonesiaNegara Indonesia merupakan salah satu negara Asia yang mampu melewati kolonialisme dengan segala cara. Walau menghabiskan banyak waktu dan korban untuk meraih kemerdekaan, namun sejumlah peristiwa penting di dalamnya masih tetap terkenang hingga detik ini.

Lebih lanjut, di bawah ini merupakan rangkaian peristiwa paling bersejarah dan fenomenal di Indonesia dari masa ke sama, antara lain;

1. Perang Jawa – 1825
Di tahun 1825 terjadi perang Jawa yang dikomandoi oleh Pangeran Diponegoro. Terjadinya perang tersebut lantaran Belanda mencoba untuk menghancurkan makam leluhur Pangeran Diponegoro. Kemudian pihaknya pun membentuk pasukan perang untuk menghindarkan dirinya dari serangan para menir.
Selama 5 tahun telah terjadi pertumpahan dara. Hingga akhirnya Pangeran Diponegoro ditemukan dan ditangkap di Magelang.

2. Surat Kabar Sin Po – 1910
Diketahui bahwa Surat Kabar Sin Po merupakan jembatan penting bagi Indonesia sejak jaman penjajahan Belanda. Di saat itu, Bahasa Melayu masih menjadi penghubung antar bangsa hingga terbentuknya teks lagu kebangsaan Indonesia (Indonesia Raya).

Lebih lanjut, surat harian tersebut berhasil menggusur penamaan Hindia-Belanda menjadi Indonesia. Akan tetapi penerbitan Sin Po disabotase oleh Jepang tahun 1942 yang kemudian terhenti pada tahun 1965 akibat peristiwa G30SPKI.

3. Terbentuknya Organisasi Budi Utomo – 1908
Dr. Wahidin Sudirohusodo berhasil membentuk Organisasi Budi Utomo yang mengangkat sejumlah golongan muda untuk mengawali hari kebangkitan Indonesia.
Dimana barisan komunitas tersebut terdiri atas generasi berintegritas seperti lulusan Pendidikan Dokter Hindia hingga School tot Opleiding van Indische Artsen di Stovia.

Kongres Pemuda I & II – 1926

4. Kongres Pemuda I & II – 1926
Pada 30 April 1926, sejumlah organisasi pemuda seperti Jong Betawi, Jong Sumatera, Jong Java serta pengikut lainnya mulai melakukan pembahasan penting terhadap adat, budaya, ekonomi dan sosial hingga membentuk Kongres Pemuda I.
2 tahun berselang, Kongres Pemuda II terbilang lebih aktif dengan mengikat Soegondo Djojopoespito sebagai pemimpin utama. Pada akhirnya kongres tersebut menciptakan Sumpah Pemuda.

5. Sumpah Pemuda – 1928
Sumpah Pemuda merupakan rintisan Kongres Pemuda I & II yang merumuskan terhadap gerakan Hari Kemerdekaan Indonesia dan berisi tentang satu nusa, satu bangsa dan satu bahasa Indonesia.
Tepat pada 16 Desember 1959, Sumpah Pemuda ditetapkan melalui Keppres No. 316 tahun 1959 sebagai Hari Libur Nasional setiap tanggal 28 Oktober.

6. Hari Lahir Pancasila – 1945
Kelahiran Pancasila ditentukan atas dasar Bahasa Sanskerta, yakni Panca yang berarti lima dan Sila berarti Asas atau Dasar. Secara keseluruhan berarti Pancasila sebagai Dasar Negara Indonesia.
Presiden pertama Ir. Soekarno membacakan pidato Pancasila pertama kali di sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 1 Juni 1945.

7. Proklamasi Kemerdekaan Indonesia – 1945
Merupakan peristiwa paling penting atas terjadinya Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Tepat pada 17 Agustus 1945, Indonesia dinyatakan resmi sebagai negara merdeka.
Kemudian Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta meresmikan penandatanganan teks tersebut dan membacakannya di Jalan Pegangsaan Timur No. 56, Jakarta Pusat.

8. Hari Pahlawan – 1945
Setelah kemerdekaan, Indonesia masih menyimpan banyak peperangan yang bermula di Surabaya pada 10 November 1945. Dimana kolonial Inggris menjarah rakyat Surabaya demi merebut kekuasaan. Itu merupakan perang pertama yang dikenal sebagai Hari Palawan.
Dalam peristiwa itu terdapat 2 hal paling ikonik yang pertama yaitu orasi Bung Tomo dengan tema “Merdeka atau Mati” dan pemusnahan bendera Belanda.

9. Bandung Lautan Api – 1946
Bandung telah menjadi lautan api setelah mengalami penyerangan balasan Belanda pada 23 Maret 1946. Penduduk setempat terpaksa melenyapkan tanah kelahirannya demi mengecoh serdadu Belanda untuk melanjutkan misi kehancuran lainnya.
Menurut keterangan, lebih dari 200.000 jiwa harus mengungsi untuk sementara waktu akibat terjadinya Bandung Lautan Api.

10. G30SPKI – 1965
G30SPKI merupakan gerakan yang berupaya keras untuk menggusur masa jabatan Presiden Soekarno dan menjadikannya sebagai negara komunis.
Ketua Partai Komunis Indonesia (PKI), DN Aidit dan pihaknya menculik hingga membunuh 1 Perwira dan 6 Jenderal TNI AD dan menguburkan jasadnya ke Lubang Buaya.