Dasar-Dasar Penelitian Sejarah


Metode Sejarah Dalam Penulisan

Harian SejarahDalam melakukan penulisan sejarah. Ada beberapa tahapan yang harus dilakukan dalam melakukan penelitian dan penulisan.

Prinsip yang digunakan didalam kajian ilmu sejarah adalah “ 5W+1H” : what, where, when, who, why, and how ? Kemudian ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penelitian sejarah, antaralain :
  1. Menentukan tema dan topik 
  2. Ruang lingkum tema
  3. Ketersediaan sumber
  4. Perencanaan yang ingin dicapai
  5. Pelaksanaan dan jangka waktu penelitian
Dasar-Dasar Penelitian Sejarah

Seorang Sejarawan atau seseorang yang ingin melakukan penelitian kajian sejarah. Akan mendapati langkah-langkah yang harus ditempu berdasarkan “ metode sejarah ". Hal tersebut dilakukan agar penelitian dapat berjalan sesuai dan menghasilkan sebuah karya yang memenuhi kriteria.

1. Heuristik

Tahap mengumpulkan sumber sejarah, yang berupa benda, rekaman, tulisan. Sumber dapat berupa data atau fakta. 
  1. Data, merupakan sumber yang belum teruji : keaslian, kebenaran, kesesuaian.
  2. Fakta, merupakan sumber yang telah teruji. Fakta terdiri dari: 
  • Hard Fact : Fakta yang sudah tidak dapat lagi diperdebatkan, misalnya dokumen atau naskah Proklamasi 17 Agustus 1945. Itu merupakan fakta yang sudah tidak dapat diragukan lagi kebenarannya.
  • Soft Fact : Fakta yang masih menjadi perdebatan, misalnya Surat Perintah Sebelas Maret (Super Semar). Itu merupakan fakta yang masih bisa diperdebatkan, karena keberadaanya tidak diketahui, sehingga isinya masih diperdebatkan.
2. Verifikasi

Tahap pengujian yang dilakukan terhadap sumber sejarah yang telah teruji. Dalam melakukan verifikasi. Sumber akan mengalami penilaian atau kritik sumber tersebut. Berupa isinya, bentuknya, ataupun keasaliannya. Kritik dalam verifikasi terbagi atas dua, yaitu :
  1. Kritik Intern : kritik terhadap isi suatu sumber sejarah.
  2. Kritik Ekstern : kritik terhadap keaslian suatu sumber sejarah berdasarkan kondisi luarnya. 
Kritik ekstern terbagi atas 3 :
  • Tipologi : berdasarkan bentuk sumber. Umumnya semakian sederhana, maka sumber semakin tua.
  • Stratifikasi: penentuan umur relative berdasarkan lapisan terkuburnya benda di dalam tanah. Semakin dalam, semakin tua.
  • Kimiawi: menentukan umur dan keaslian suatu sumber berdasarkan sifat-sifat zat kimiawi penyusun didalam benda.
3. Interpretasi

Proses penafsiran terhadap bukti sejarah yang sudah terverifikasi untuk direkonstruksi (penggambaran) oleh Sejarawan. Dalam melakukan penafsiran, ada beberapa hal yang terikat, yaitu :
  1. Erat dengan subjektifitas Sejarawan
  2. Sudut pandang
  3. Landasan teori
  4. Analisa untuk penguraian segala kemungkinan fakta
  5. Sintesis: penyatuan fakta
4. Historiografi

Tahap penulisan sejara sesuai dengan aturan disiplin Ilmu Sejarah yan melalui proses kronologis bersumber pada fakta-fakta yang telah terolah tadi oleh Sejarawan.

Beberapa Historiografi dalam Sejarah Nasional Indonesia :
  1. Historiografi Tradisional: penulisan sejarah yang menggambarkan masa kerajaan-kerajaan kuno
  2. Historiografi Kolonial: penulisan sejarah yang membahas masa penjajahan.
  3. Historiografi Nasional: penulisan sejarah yang mengungkapkan kehidupan bangsa dan rakyat yang merdeka.

0 Response to "Dasar-Dasar Penelitian Sejarah"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Bawah Artikel