Hari Ini Kelahiran Mao Zedong Sang Diktator Cina

(Foto/Wliiam·Shakespeare)

Hari ini 26 Desember 2016, tepat 123 tahun kelahiran dari seorang presiden dari sebuah negara komunisme besar yang bersanding setara dengan Uni Soviet pada saat itu. Mao Zedong, Pendiri dan Presiden Republik Rakyat Cina. Seorang filsuf yang lahir di Shaoshan, Hunan 26 Desember 1893. Pria yang meninggal pada 26 Desember 1893 (usia 82 tahun) menjadi tokoh penting selain Kaisar Kuning dalam sejarah Cina.

Mao Zedong 1925 (sumber/istimewa)
Mao lahir di sebuah keluarga petani miskin, bekerja keras dan prihatin dilakuinya sejak kecil. Meskipun di kemudian hari keadaan ekonomi keluarganya meningkat, tetapi kesengsaraan di masa kecil itu banyak memengaruhi kehidupannya. Ketika kecil, Mao dikirim untuk belajar di sekolah dasar. Ajaran Konfusianisme mencakup salah satu pendidikannya sewaktu kecil.

Pada usia 13 tahun, ayahnya menyuruhnya berhenti bersekolah dan menyuruhnya bekerja di ladang-ladang. Mao memberontak dan bertekad ingin menyelesaikan pendidikannya sehingga ia nekat kabur dari rumah dan melanjutkan pendidikannya di tempat lain. Pada tahun 1905, ia mengikuti ujian negara yang pada saat itu mulai menghapus paham-paham konfusianisme lama; digantikan oleh pendidikan gaya Barat. 

Hal ini menandakan permulaan ketidakpastian intelektual di Tiongkok.
Setelah mendapat pendidikan sebagai guru, dia pindah ke Beijing dan bekerja di sebuah perpustakaan universitas di ibukota itu. Pada masa itulah Mao mulai membaca buku-buku tentang ajaran Marxisme dan tahun 1921 mendirikan Partai Komunis Cina, PKC.

Pergerakan Mao

Mao ikut terlibar dalam Revolusi Xinhai (1911) yang merupakan revolusi yang mengakibatkan runtuhnya Dinasti Qing yang berkuasa lebih dari 2000 tahun sejak 221 SM. Mao kemudian melanjutkan sekolahnya dan mempelajari banyak budaya barat sejak di proklamasikan Republik Tiongkok  oleh Sun Yat Sen (1912). Pada tahun 1918, Mao lulus dan melanjutkan kuliah di Universitas Beijing. Disana ia bertemu dengan pendiri Partai Komunis Tiongkok (PKT) yang berhaluan Marxisme.

Mao Saat Memproklamasikan RRC 1949 (Foto/Sina.com)
Partai Mao didirikan pada tahun 1921 dan Mao semakin hari semakin vokal. Antara tahun 1934 – 1935 ia memegang peran utama dan memimpin Tentara Merah Tiongkok menjalani “Mars Panjang”. Mao Zedong memproklamasikan Republik Rakyat Cina pada tanggal 1 Oktober 1949. Tahun 1937 ia ikut menolong memerangi Tentara Dai Nippon yang menduduki banyak wilayah Tiongkok. 

Akhirnya Perang Dunia II berakhir dan perang saudara berkobar lagi. Dalam perang yang melawan kaum nasionalis ini, Mao menjadi pemimpin kaum Merah dan akhirnya ia menangkan pada tahun 1949. Pada tanggal 1 Oktober tahun 1949, Republik Rakyat Tiongkok diproklamasikan dan pemimpin Tiongkok nasionalis; Chiang Kai Shek melarikan diri ke Taiwan.

Republik Rakyat Cina semenjak diproklamasikan oleh Mao pada tahun 1949 tidak diakui oleh Amerika Serikat. Amerika Serikat tetap mengakui Republik Nasionalis Cina yang semenjak tahun 1949 hanya menguasai pulau Formosa atau Taiwan dan sekitarnya.  

Falsafah Mao

Meski dikenal sebagai seorang filsuf. Gagasan-gagasan Mao sebernarnya tidaklah begitu orisinil karena dipengaruhi oleh gagasan bapak-bapak sosialisme lain seperti : Kalr Marx, Friedrich Engels, Lenin, dan Stalin. Mao lebih banyak memikirkan materialsme dialktik yang menjadi dasar sosialisme yang gagasannya diparaktikan oleh Mao secara orisinil. Mao bisa pula dikatakan seorang filsuf Tiongkok yang pengaruhnya paling besar dalam Abad ke 20 ini.

Konsep falsafi Mao yang terpenting adalah konflik. Menurutnya: “Konflik bersifat semesta dan absolut, hal ini ada dalam proses perkembangan semua barang dan merasuki semua proses dari mula sampai akhir.” Model sejarah Karl Marx juga berdasarkan prinsip konflik: kelas yang menindas dan kelas yang tertindas, kapital dan pekerjaan berada dalam sebuah konflik kekal. Pada suatu saat hal ini akan menjurus pada sebuah krisis dan kaum pekerja akan menang.

Revolusi Kebudayaan

Dalam upaya meningkatkan kredibilitas yang sempat menurun dan memulihkan kewibaannya. Mao menjalankan program yang ia sebut sebagai Revolusi Kebudayaan pada tahun 1966.
Mao memperlihatkan revolusi dengan membersihkan masyarakat yang dinilai olehnya non revolusioner yang menyebabkan korban jiwa sekitar 1,5 juta orang. Perlawanan marak di beberapa tempat namun Mao berhasil mengendalikannya dengan mengerahkan Tentara Merah.

Mao akhirnya tampak muncul sebagai pemenang dan masih sempat berupaya menjalin hubungan dengan Amerika Serikat, Jepang, serta Eropa yang antara lain berpuncak pada kunjungan Presiden AS, Richard Nixon, tahun 1972.

Mao Dalam 100 Yuan (hingga saat ini)
Hingga saat ini. Mao Zedong merupakan simbol dari kebesaran Cina yang mewarnai sejarah perjalanan Cina Modern dengan falsafah dan kontroversinya.


0 Response to "Hari Ini Kelahiran Mao Zedong Sang Diktator Cina"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel