Diferensiasi Sosial

Diferensiasi Sosial

Diferensiasi sosial merupakan pembedaan penduduk atau masyarakat secara horizontal atau pembedaan masyarakat berdasar pada kriteria yang tidak menunjukkan adanya tingkatan.

Diferensiasi sosial atau perbedaan sosial dapat kita artikan pembedaan warga masyarakat ke dalam golongan-golongan atau kelompok-kelompok secara horisontal (sejajar). Sedikit berbeda dengan stratifikasi sosial atau pelapisan sosial yang mengelompokkan masyarakat ke dalam struktur kelas yang bersifat hierarkhies dan vertical, diferensiasi sosial atau diferensiasi sosial mengelompokkan masyarakat secara horizontal, yakni pengelompokan masyarakat dari sudut fisik semata.

Kriteria yang Dijadikan Dasar Diferensiasi Sosial
  • Ciri fisik, masyarakat dibedakan berdasarkan ciri-ciri fisiknya, misal ras atau jenis kelamin
  • Ciri sosial, berkaitan dengan status dan peran warga masyarakat di dalam kehidupan sosial misal pekerjaan dan pendidikan.
  • Ciri budaya, ciri yang berdasarkan pada pandangan hidup suatu masyarakat, misal religi dan suku bangsa.

Bentuk Diferensiasi Sosial

  • Diferensiasi berdasarkan ras: pembedaan masyarakat berdasarkan ciri yang bersifat fisik seperti warna kulit, rambut, dan bentuk muka. 
    • Pembagian Ras di dunia menurut A.L Kroeber :
      • Ras Austroloid mencakup penduduk asli Australia
      • Ras Mongoloid mencakup Asiatic Mongoloid
      • Ras Kaukosoid mencakup Nordic, Mediteranian, dan India
      • Ras Negroid mencakup African, Nergrito
      • Ras – Ras khusus mencakup Bushman, Veddcid, Polynesian, Ainu
  • Diferensiasi sosial berdasarkan agama: merupakan pembedaan atau penggolongan masyarakat berdasarkan kepercayaan, hal ini tampak pada adanya berbagai umat agama seperti Islam, Katholik, Hindu, Budha, dan Kristen.
    • Menurut Emile Durkheim, agama adalah sistem terpercaya yang terdiri atas kepercayaan yang berhubungan dengan hal- hal suci.
      • Agama berisi tentang :
        • Sesuatu yang dianggap sacral , melebihi kehidupan duniawi
        • Sekumpulan kepercayaan tentang hal yang dianggap sacral
        • Penegasan kepercayaan dengan melaksanakan ritual, yaitu aktifitas keagamaan
        • Sekumpulan kepercayaan yang ikut dalam ritual yang sama.
  • Diferensiasi sosial berdasarkan jenis kelamin: menunjukkan pada pemisahan peranan antara laki-laki dan perempuan dalam kehidupan ma- syarakat.
  • Diferensiasi sosial berdasarkan klan: pembedaan kesatuan kelompok kekerabatan yang berdasarkan atas hubungan keturunan atau darah yang terdapat di masyarakat.
  • Diferensiasi sosial berdasarkan suku bangsa (etnis): merupakan pembedaan golongan manusia yang terikat oleh kesadaran dan identitas akan kesatuan kebudayaan yang ada di masyarakat (bahasa daerah, kesenian, dan adat).
  • Diferensiasi sosial berdasarkan profesi: meru- pakan penggolongan anggota masyarakat yang berdasar pada jenis pekerjaan
Pengaruh Diferensiasi Sosial
  • Primodialisme, yaitu pandangan atau paham yang menunjukan sikap berpegang teguh padahal yang semula di bawa sejak semula melekat pada diri individu, seperti suku, bangsa, ras, dan agama. ( Sejak Lahir )
  • Etnosentrisme, yaitu suatu sikap menilai kebudayaan masyarakat lain dengan menggunakan ukuran – ukuran yang berlaku dimasyarakatnya
  • Sektarian, yaitu keadaan dimana sebuah kelompok atau organisasi tertentu dikelilingi oleh sejumlah organisasi masa, baik formal atau informal
  • Kosolidasi, merupakan usaha untuk memperkuat suatu hubungan

0 Response to "Diferensiasi Sosial"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel