Jenderal MacArthur dan Laksamana Nimitz dalam Pertempuran Pasifik

Jenderal MacArthur dan Laksamana Nimitz dalam Pertempuran Pasifik

3 Januari 1945 dalam persiapan serangan yang direncanakan terhadap Iwo Jima, Okinama, dan Daratan Jepang, Jenderal Douglas MacArthur memimpin komando semua pasukan angkatan darat AS dan Admiral. Chester Nimitz memimpin komando semuua pasukan angkatan laut AS. Hal ini secara efektif mengakhiri konsep komando tunggal, dimana hanya satu orang yang memimpin lebih dari operasi suatu nefaea di wilayah yang berbeda.

Dalam Perang Dunia II karir seorang Jenderal MacArtur memiliki prestasi yang mengesankan. Penampilannya pada Perang Dunia I sebagai pemimpin yang berhasil membuat kemenangan pada pertemupuran Perancis membuat ia mendapatkan promosi menjadi Jenderal termuda di Angkatan Darat pada saat itu. Jenderal MacArthur pensiun dari Angkatan Darat AS pada tahun 1934, kemudian diangkat menjadi Panglima Angkatan Darat Filipinana oleh Presiden Filipina yang pada saat itu Filipina berstatus Commonwealthe AS (diduduki).

Ketika Amerika terpaksa angkat kaki dari kebijakan Netrlannya untuk ikut berperang pasca Peristiwa Pearl Harbour (7 Desember 1941). MacArthur dipanggil kembali untuk aktif sebagai Panglima Angkatan Darat AS mempin perang di kawasan Pasifik Dalam menjalankan tugasnya dia yakin dapat membendung kekuatan Jepang yang akan menginvasi Filipina.

Jenderal MacArthur dan Laksamana Nimitz dalam Pertempuran Pasifik
Tentara Amerika Serikat mendekati posisi Jepang (Foto/US Army)
Dalam usaha Jepang dalam menginvasi Filipina dalam Pertempuran Luzon (1941-1942). MacArthur membuktikan dapat melindungi Filipina dengan mengerahkan kekuatan AS dan Masyarakat Filipina. Namun tak lama AS menderita kekalahan telak pada Pertempurn Bataan dan Corregidor, Amerika Serikat kemudian dipaksa untuk menyerah atas perintah Presiden Roosevelt. Pasukan AS pun mundur ke perbatasan pertahanan terdekat, saat meninggalkan Filipina, MacArthur berkata “Aku akan kembali.”

Jenderal MacArthur dan Laksamana Nimitz dalam Pertempuran Pasifik
Pasukan Australia menyerang Jepang di dekat Buna. (Fotografer: George Silk).
Untuk melakukan serangan balasa terhadap Jepang. MacArthur mengambil komando pasukan sekutu di Pasifik Barat Daya dan menggunakan strategu “Lompatan katak”. MacArthur kemudian berhasil merebut wilayah Papua New Guinea dari Jepang dan kemudian melakukan serangan ke Filipina pada bulan Oktober 1944. Dengan bantuan dari Angkatan Laut AS yang menghancurkan armada kapal perang Jepang. Pada bulan Januari 1945 MacArthur memimpin angkatan darat melakukan pertempuran dengan Jepang hingga bulan Maret. Pertempuran tersebut membawa pasukan sekutu dapat mendesak Jepang hingga ke Manila sebelum akhirnya Jepang menyerah tanpa syarat. Dan MacArthur membuktikan perkataannya yang sebelumnya, “Aku akan kembali.”

Di lautan, Laksamana Nimitz, lulusan AS Naval Academy di Annapolis. Ia merupakan veteran Perang Dunia I sebagai komando sebagai staf komandan kekuatan kapal selam Atlantik.

Jenderal MacArthur dan Laksamana Nimitz dalam Pertempuran Pasifik
Kapal induk Angkatan Laut Amerika Serikat Lexington meledak pada 8 Mei 1942, beberapa jam sesudah rusak akibat serangan udara pesawat-pesawat dari kapal induk Jepang pada pertempuran di lautan karang
Dalam Perang Dunia II, Nimitz ditunjuk sebagai Panglima Armada Pasifik yang memgang kekuatan angkatan darat dna laut. Ia dalalam peperangan memimpin pasukan untuk memastikan kemenangan AS di Midway dan Pertempuran Laut Karang. Dia kemudian membantu pengerahan pasukan untuk memenangkan pertempuran di Kepulauan Soloman, Kepulauan Gilbert dan membantu pasukan angkatan darat dalam merebut Filipina.

Dalam pertempuran di Iwo Jima dan Okinawa, ia memimpin komanda angkatan laut sekutu di Pasifik.
MacArthut dan Nimitz kemudian pada tanggal 2 September 1945 mendapat kehormatan untuk menerima penyerahan atas kekalahan Jepang secara resmi di kapal USS Missouri.

0 Response to "Jenderal MacArthur dan Laksamana Nimitz dalam Pertempuran Pasifik"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel