Perjalanan Kemerdekaan RI

Perjalanan Kemerdekaan RIIndonesia merupakan sebuah negara yang merdeka pada tahun 17 Agustus 1945 tepat hari jumat. Kemerdekaan tersebut berawal dari Pembacaan Teks Proklamasi yang pertama kali dibacakan oleh Ir Soekarno didampingi dengan Mohammad Hatta sebuah rumah hibah dari Faradj Martak di Jalan Pegangsaan Timur No. 56, Teks Proklamasi tersebut diketik oleh Sayuti Melik dan Ditandatangani oleh Ir Soekarno dan Mohammad Hatta.

Proklamasi tersebut ditandai dengan adanya dari perlawanan diplomatik yang bersenjata dari revolusi Nasional Indonesia yang berperang menantang pasukan Belanda dan Masyarakat sipil Pro Belanda pada waktu itu. Sampai pada akhirannya, belanda mengaku dengan cara resmi kemerdekaan Indonesia di tahun 1949. Selanjutnya pas di tahun 2005 belanda kembali mengatakan jika mereka sudah memilih untuk terima secara de facto kemerdekaan indonesia di tanggal 17 Agustus 1945 yang merupakan hari Kemerdekaan Indonesia. Kemudian, setelah pembacaan teks proklamasi tersebut Ir soekarno ditunjuk sebagai presiden pertama di Indonesia bersama dengan Mohammad Hatta sebagai Wakil Presiden Indonesia. Kemudian hari kemerdekaan saat ini tanggal 17 Agustus diperingati sebagai Hari Kemerdekaan Indonesia yang dijadikan sebagai Hari Libur Nasional yang telah ditetapkan melalui keputusan pemerintah yang dikeluarkan pada 18 Juni 1946.

Di ruang makan laksamana Tadashi Maeda teks proklamasi tersebut dirancang dan ditulis. Proklamasi itu disusun oleh Soekarno, Hatta, dan soebarjo. Konsep teks proklamasi itu sendiri ditulis oleh soekarno. Perundingan tersebut melibatkan antara kelompok muda dan kelompok tua dalam penyusunan teks proklamasi indonesia berlangsung dari jam dua sampai empat pagi hari. Setelah konsep Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia berhasil dibuat dan disepakati kemudian soekarni mengusulkan agar teks proklamasi tersebut ditandatangani oleh Ir Soekarno dan Moh Hatta atas nama bangsa indonesia. Kemudian, sayuti melik menyalin dan mengetik naskah proklamasi tersebut dengan menggunakan mesin ketik.

Baca juga : Mengenang Peristiwa G30S PKI

Pembacaan Teks Proklamasi

Perjalanan Kemerdekaan RI

 

Pada saat itu acara pembacaan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dibacakan pada pukul 10.00 WIB yang dibacakan oleh Ir soekarno dan dilanjut dengan pembacaan pidato singkat. Setelah itu, dilanjut dengan pengibaran Sang Saka Bendera Merah Putih yang telah dijahit oleh Ibu Fatmawati yang disusul dengan sambutan oleh Soewirjo. Moewardi yang saat itu menjabat sebagai wakil wali kota Jakarta. Setelah mengetahui, indonesia telah merdeka beberapa masyarakat turut senang mendengar kabar tersebut terlebih masyarakat indonesia sudah banyak mengalami ketidak harmonisan didalam negaranya sendiri dikarenakan penjajah dari belanda dan jepang. Proklamasi sendiri merupakan suatu bentuk pemberitahuan atau pengumuman atas suatu negara. Proklamasi kemerdekaan indonesia sendiri diumumkan didepan banyak orang khususnya masyarakat indonesia pada saat itu untuk mengabarkan bahwa indonesia sudah merdeka dan bebas dari penjajah. Proklamasi sendiri sebenarnya tidak mudah dilakukan karenatelah melewati banyak hal seperti pemilihan naskah, pembacaan naskah, tempat naskah tersebut disusun, dan lain lain. Salah satunya adalah sebelum pembacaan teks proklamasi adanya bom hirosima dan nagasaki.

Maksud dari tujuan tersebut adalah adanya penyerahan jepang terhadap amerika serikat kala itu. Tetapi, dengan sigap indonesia segera mengambil alih kekosongan ini untuk membacakan proklamasi tersebut dihadapan orang banyak. Proklamasi sendiri juga memiliki beberapa arti penting didalam naskahnya yakni sebagai makna dimana adanya kemerdekaan terhadap bangsa indonesia, kabar baik bagi indonesia yang telah melepaskan diri dari penjajah, mendapatkan tujuan untuk bangsa baru indonesia yakni Negara kesatuan republik Indonesia atau NKRI, sebagai sumber hukum, pemberhentian dari segala penjajah bangsa.